Bendahara Nusaglobe Mandiri; Saya Tidak Pernah Menerima Uang Dari Hj Khairani

Petugas Lapangan Koperasi Nusaglobe Saat mendatangi Sudirman  suami terduga pelaku  penggelapan dana Nasabah

LOTENG (Postkot DXantb.com)- Bendahara Nusaglobe Mandiri Desa Ganti Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), Sudirman mengaku tidak pernah menerima uang setoran nasabah dari Hajah Khairani.

"Saya selaku bendahara koperasi Nusaglobe Mandiri tidak pernah menerima uang nasabah dari anggotanya atas nama Hj Khairani," katanya kemarin.

Tidak pernah menerima uang setoran dari nasabah yang dikumpulkan lewat Bu Hj Khairani, sehingga pihaknya selaku bendahara tidak mau tahu tentang persoalan uang nasabah tersebut. "Masalah anggota betul dia juga anggota koperasi kami, tapi uang nasabah yang dipersoalkan itu tidak pernah saya terima," jelasnya.

Dikatakan, pihaknya selaku bendahara tidak akan pernah menyulitkan nasabah dalam mengambil uang tabungan yang sudah ia masukkan. Sebab baginya nama baik adalah itu paling utama, dari segalanya. "Apanya yang harus kami kembalikan, sedangkan Hajah Khairani tidak pernah serahkan ke saya selaku bendahara," ulangnya.

Diakuinya, pihaknya selaku bendahara, sebenarnya sudah mendengar kisruh ini, dan pihaknya sudah meminta kepada Hj. Khairani nama nama nasabah yang sudah masuk sebagai nasabah, namun sampai saat ini nama nama yang masuk lewat dia, tidak pernah dia serahkan sampai kabarnya hilang. 

"Nama nama nasabah sudah kita minta untuk kita masukkan dalam pembukuan tapi tak pernah mau diserahkan, sampai ibu hajah menghilang sampai sekarang," paparnya.

Sementara itu suami Hajah Khairani sekaligus terduga penipu uang nasabah atas nama Amaq Buniamin mengaku, pihaknya tidak tahu dengan persoalan tersebut. "Asli saya tidak tau dengan masalah istrinya," tegasnya.

Sedangkan masalah pekerjaannya, dia hanya sebatas tau kalau dia bekerja sebagai anggota koperasi Nusaglobe mandiri, tidak lebih dari itu. "Masalah penipuan nasabah, saya tak tahu dik, sebatas bekerja jadi anggota koperasi nusaglobe mandiri, itu saja saya tahu," ulangnya.

Selanjutnya masalah kemana istrinya, sampai saat ini pihaknya juga masih berusaha mencari dimana dia. Sebab dua Minggu lalu dia (Hajah Khairani red), hanya pamitan pergi bekerja, dan sampai saat ini belum pulang.

"Dua hari setelah menghilang, saya perintahkan anaknya untuk mencari ke kantornya hingga ke rumahnya di Mujur, namun di sana juga tidak ada," tutupnya. 

Ia menambahkan, jika tuntutan nasabah diserahkan sama dirinya, pihaknya tidak bisa berbuat apa apa, sebab persoalannya ia tidak tahu dan silahkan saja cari yang bersangkutan.

"Mohon adik adik PL, berhubungan langsung dengan dia, sebab saya Ndak tau apa apa dan kami sendiri juga merasa kehilangan sebab sampai saat ini belum ada kabarnya," lirih Amaq Buniamin sembari menahan sakitnya.  (AP)