Penerbitan Izin Galian C Tetap Mengacu Kepada Dampak Lingkungan Yang Akan Ditimbulkan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lotim M. Zaidar Rahman

Lombok Timur (postkotantb.com)- Mengantisipasi dampak yang ditimbulkan Galian C, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tetap melakukan pengawasan secara berkala. Adapun saat ini pengawasan dilakukan dengan cara memberikan arahan dan edukasi kepada para penambang bagaimana melakukan penggalian sesuai prosedur dan aturan yang sudah ditetapkan. 

''Ada atau tidaknya laporan, kami tetap melakukan kontrol sebagai upaya pencegahan termasuk sosialisasi langsung kepada para penambang dan masyarakat sebagai pemilik lahan dan sejauh ini mereka menerima,'' kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lotim M. Zaidar Rahman pada postkotantb.com di ruangannya, Kamis (10/6).

Ia mencontohkan, penambangan yang sesuai prosedur dan aturan itu harus terarah alur aliran airnya agar tidak menganggu pertanian masyarakat dan tidak menimbulkan abrasi dan erosi. Namun, lanjutnya, ada beberapa lokasi yang memang bisa dilakukan penambangan dan ada juga yang tidak bisa, mengingat akan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar. 

''Galian C tetap berpotensi menimbulkan dampak. Tetapi, potensi-potensi itu akan bisa dihindari dengan upaya pengawasan secara berkelanjutan,'' imbuhnya. 

Kepala DPMPTSP Lotim Muksin

Sementara terkait ijin, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim Muksin menjelaskan, ijin Galian C sudah ditangani langsung oleh pemerintah pusat. Akan tetapi, ada beberapa ijin yang harus diproses melalui pemerintah daerah. Salah satunya adalah ijin lingkungan dan IMB-nya. 

''Yang ijinnya dari pemerintah pusat itu untuk penyelesaian mega proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah,'' jelasnya. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk lokasi tambang, agar penambang memetakan secara tata ruang. Agar tidak berdampak terhadap rusaknya sumber daya alam di sekitar lokasi. 

''Lotim adalah penyumbang Galian C terbanyak di NTB. Jadi agar tidak berdampak bagi lingkungan dan anak cucu kelak, harus dipetakan dengan baik di mana lokasi, dampak yang ditimbulkan, dan lain-lain,'' kata Muksin.(Iwan)