PPDB Tingkat SMP Dibuka Hanya Sepekan

H.Numadi Kabid SMP pada kantor dinnas Pendidikan Loteng

LOTENG, (Postkotantb.com)- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Lombok Tengah (Loteng), di buka hanya satu pekan, terhitung dari tanggal 16 hingga 23 Juni mendatang. 

Kepala Bidang (Kabid) SMP pada dinas Pendidikan Loteng H. Jumadi mengatakan, Juknis penerimaan siswa baru, masih dalam prises validasi.

"Penerimaan siswa baru tingkat sekolah pertama di Loteng, insha Allah akan dibuka tanggal 16 hingga 23 Juni mendatang,  dan saat ini kami sedang validkan tekhnisnya," katanya di ruang kerjanya, Rabu (9/6).

Penerimaan siswa baru tahun ini lanjutnya, tekhnisnya tidak jauh beda dengan tahun lalu, terutama masalah penerapan zonasi atau sesuai tempat tinggal.

"Zonasinya hampir sama kok dengan tahun lalu," jelasnya.  

Dikatakan, sumber siswa tetap mengedepankan mana sekolah terdekat, artinya seorang siswa jika ingin melanjutkan sekolah harus melanjutkan sekolah terdekat dengan rumahnya, terkecuali melalui jalur prestasi.

Penerimaan siswa baru jalur prestasi itu diambil 10 persen dari jumlah siswa yang mendaftar, di sekolah masing masing.

Selanjutnya mengikuti tempat tugas orang tuanya 5 persen, juga sesuai dengan jumlah siswa dimasing-masing sekolah tujuan. Dan melalui jalur prestasi non akademik 3 persen dan jalur siswa miskin.

"Untuk non akademik, seperti menghafal Alquran, ada prestasi dibidang seni dan beberapa prestasi non akademik lainnya," terangnya.

Selanjutnya bagi guru yang memiliki anak dan mengajar diluar zonasi, boleh mengikuti tempat tugasnya asalkan sisa kuota masih ada.

"Guru boleh memasukkan anaknya di tempat tugasnya, jika dia ngajar di luar zonasi dengan catatan sisa kuota masih ada," terangnya.

Sekolah tidak diperbolehkan menerima siswa diatas kapasitas tampungan. Dimana satu kelas berisikan 32 orang. Sedangkan saat ini sekolah menengah pertama yang memiliki ruang kelas belajar terbanyak untuk kelas VII adalah SMPN 1 Praya, yakni IX kelas.

"SMPN I Praya paling banyak tampungan untuk kelas IX, sedangkan sekolah diluar itu berkisar V VI kelas," tuturnya. (AP)