Wisata Arung Jeram Segera Terlealisasi, Ini Kata Camat Sakra.

Camat Sakra Ahmad Subhan Saat ditemui Postkotantb.com di kantor Bupati Lotim Selasa (08/06)     
Lombok Timur (postkotantb.com)- Setelah lama tertunda akibat Covid-19, dalam waktu dekat Pemerintah Kecamatan Sakra akan segera merealisasikan wisata arung jeram Sungai Loang Landak di Desa Swangi. Camat Sakra Ahmad Subhan mengatakan, sudah melaporkan rencana tersebut ke Bupati dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Dinas PUPR Lotim.

''Kami ketemu dengan Bupati seminggu yang lalu. Kami sampaikan, Bupati ada respon dan harapan. Bupati juga akan mengunjungi lokasi arung jeram tersebut,'' kata Camat pada wartawan di Kantor Bupati Lotim, Selasa (8/6).

Langkah selanjutnya, kata dia, pemerintah kecamatan sudah menyampaikan hal tersebut ke Pemerintah Desa Swangi dan warga sekitar aliran sungai. Dengan adanya destinasi wisata baru tersebut, diharapkannya masyarakat juga akan terdampak secara ekonomi.

''Kami dorong pemerintah desa bagaimana supaya lokasi tersebut bisa menjadi destinasi wisata yang akan berdampak pula bagi perekonomian warga sekitar,'' imbuhnya.

Lanjutnya, jika melihat potensi di lokasi tersebut, masyarakat tidak hanya akan disuguhkan wisata arung jeram, tetapi akan juga disuguhkan dengan pemandangan alam. Terlebih di lokasi tersebut juga ada bendungan peninggalan Belanda.

''Kalau melihat dari potensinya bagus. Tinggal bagaimana mengelola lokasi yang ada itu menjadi destinasi wisata yang menarik. Di situ juga yang mendukung adalah bendungan yang dibangun pada masa Belanda,'' terangnya.

Kepala Desa Swangi H. Abdullah saat dikonfirmasi mengatakan, langkah dari pihak desa untuk mendukung pengembangan lokasi wisata tersebut saat ini ialah dengan memperbaiki jalur menuju lokasi tersebut. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan pembersihan di sepanjang aliran sungai yang akan menjadi lokasi wisata arung jeram.

''Langkah dari pihak desa juga sudah memperbaiki jalur ke lokasi tersebut,'' kata Kades melalui sambungan telepon.

Ia berharap, segala macam potensi wisata yang ada di Kecamatan Sakra dan di tempat lain agar didukung dan dikembangkan oleh pemerintah daerah maupun kecamatan agar bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat.

''Kami berharap apapun potensi yang ada itu bisa menjadi sumber-sumber pendapatan di desa maupun pendapatan daerah,'' harapnya (iwan)