Sambut HUT TNI Ke-76, TNI NTB Gelar Ziarah Nasional dan Drama Kolosal di TMP

Mataram (postkotantb.com)  - Menyambut HUT ke-76 Tentara Nasional Indonesia, jajaran TNI se-Kota Mataram (Korem 162/WB, Lanal Mataram, Lanud ZAM Rembiga) menggelar Ziarah Nasional dipimpin Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., di Taman Makam Pahlawan (TMP) Majeluk kota Mataram, Senin (4/10)

Dalam ziarah nasional menyambut HUT TNI ke-76 ini, usai upacara ziarah militer dilanjutkan pagelaran drama kolosal oleh Siswa SMKN 1 Kuripan dan personel Kodim 1606/Mataram, tentang pertempuran besar antara Tentara Keamanan Rakyat (TKR) melawan pasukan sekutu pada 20 November hingga 15 Desember 1945 di Ambarawa Jawa Tengah, yang dikenal dengan "Palagan Ambarawa".

Danrem 162/WB menerangkan, drama kolosal ini sengaja dilaksanakan untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dalam mewujudkan kemerdekaan negara republik Indonesia, serta memberikan pembelajaran kepada generasi muda baik siswa siswi SMA maupun Mahasiswa termasuk anggota TNI sendiri tentang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.

"Perjuangan Pahlawan kita begitu besar dengan mengorbankan harta, benda bahkan jiwa dan raga demi bangsa Indonesia," ujarnya.

Selain itu, Drama kolosal ini juga menceritakan tentang sejarah berdirinya TNI yang dikomandoi oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman mulai berdirinya embrio pertama yaitu Tentara Keamanan Rakyat (TKR) hingga saat ini menjadi Tentara Nasional Indonesia. 

Di masa globalisasi menurut orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB ini, tantangan tugas TNI tentu semakin berat dan lebih kompleks, dimana TNI harus menghadapi segala bentuk ancaman baik yang datang dari luar negeri maupun dari dalam negeri sendiri. "Untuk itu, TNI harus meningkatkan profesionalisme dan alat utama sistem senjata (Alutsista) agar semakin kuat dan lebih hebat," ujarnya.

Demikian juga dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, lanjutnya, TNI harus berjuang untuk menyelamatkan masyarakat. TNI bersama Polri bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait melakukan berbagai upaya melalui sosialisasi dan penegakan disiplin protokol kesehatan hingga vaksinasi untuk membantu masyarakat keluar dari permasalahan Covid-19. 

Berkat sinergitas dan kerja keras tersebut, kata Pati TNI itu, situasi Covid-19 khususnya di NTB saat ini menjadi sangat kondusif. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat NTB betul-betul mengerti sehingga tetap mempedomani protokol kesehatan dengan baik.

"Saat ini kita sudah menjelang masuk level satu, bahkan kota Mataram ini kalau menurut kami sudah level satu, buktinya hari ini penambahan Covid-19 se NTB hanya delapan orang dan yang dirawat di rumah sakit hampir tidak ada," tukasnya.

Sementara itu Kapolda NTB menyampaikan, TNI bagi Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polda NTB merupakan mitra terpenting dalam melaksanakan tugas. TNI menurutnya adalah garda terdepan dalam sistem pertahanan maupun dalam menjaga dan memelihara keamanan negara. 

"Dirgahayu ke-76 Tentara Nasional Indonesia khususnya Korem 162/WB, Lanal Mataram dan Lanud ZAM serta jajaran. Kami yakin semuanya akan menapak sukses, semakin dipercaya dan dicintai oleh masyarakat, semakin jaya, semakin melakukan dedikasinya kepada masyarakat dan negara khususnya di provinsi NTB," ucap Irjen Iqbal.

Usai prosesi ziarah nasional, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian tali asih kepada veteran sebagai wujud kepedulian TNI yang masih aktif kepada sesepuh yang sudah purna tugas. 

Turut hadir mengikuti ziarah nasional, Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Danlanud ZAM Kolonel Pnb Khairun Aslam, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, Sekda NTB, Dandim 1606/Mataram, para Kasi Korem 162/WB, PJU Polda NTB, serta Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 162/WB, Ketua LVRI NTB, Ketua Persit KCK Koorcabrem 162/WB, serta undangan lainnya.(rin)