Songsong Superbike dan MotoGP, Pemda Lotim:November 70 Persen Warga Sudah Divaksin

Lombok Timur (postkotanews.com)- Dandim 1615 Lotim Letkol Inf. Amin M Said, menyebutkan Lotim sebagai penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai tempat terselenggaranya WSBK dan MotoGP, capaian vaksin penduduknya minimal harus 70 persen.

''Perlu kita ketahui, di Lombok ke depan akan ada event bersekala besar yaitu Superbike dan MotoGP. Sehingga mau tidak mau di sini harus dilakukan percepatan vaksin. Syukur kita bisa mencapai target 70 persen,'' kata Dandim usai acara Rakor Percepatan Vaksin di Lotim yang berlangsung di halaman Makodim 1615 Lotim pada Senin 4 Oktober 2021 pagi.

Penyelenggaraan Superbike dan MotoGP di KEK Mandalika, Loteng beberapa bulan ke depan, lanjut Dandim, bukan hanya menjadi sorotan untuk Pulau Lombok semata, namun akan menjadi sorotan dunia kepada Negara Indonesia juga.

Untuk itu, Dandim bersama Pemda Lotim menegaskan kepada seluruh kepala desa dan lurah di Lotim untuk mensukseskan vaksinasi di wilayah masing-masing.

''Lotim sebagai penyangga harus mempercepat vaksinasi. Sehingga nanti diharapkan penyelenggaraan Superbike dan MotoGP bisa berjalan dengan baik. Ini bukan harga diri Lombok semata, tapi harga diri negara,'' imbuh Amin M Said.

Hal tersebut diamini Sekda Lotim HM Juaini Taofik. Saat ini, kata Sekda, capaian vaksin di Lotim masih berada pada kisaran 25 persen. Padahal, lanjut Juaini, dibutuhkan sedikitnya 70 persen penduduk sudah menerima vaksin. Oleh sebab itu, Pemda Lotim terus menggenjot capaian vaksinasi.

''Loteng capaian vaksinnya sudah di atas 60 persen. Karena itu, kita juga harus berpacu agar jumlah vaksin yang tersedia saat ini, sekitar 50 ribu dosis dapat segera kita tuntaskan,'' kata Juaini.

Untuk itu, Sekda sebagai Ketua Satgas Vaksinasi Lotim meminta kepala desa dan lurah mendata jumlah rill seluruh warga baik yang sudah divaksin maupun yang belum mendapatkan vaksin.

''Dengan upaya ini diharapkan November mendatang 70 persen warga Lotim sudah divaksin dan pada akhir tahun masyarakat sudah dapat beraktifitas seperti biasa,'' harapnya.(wan)