Presiden Jokowi, Pertama Jajal Proyek 1, 2 Triliun di Sercuit Mandalika

Lombok Tengah (postkotantb.com) - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menjajal kemegahan sirkuit Mandalika yang telah menelan anggaran Rp 1,2 T.

Seusai meresmikan sirkuit, dengan menaiki motor orang nomor satu di negeri ini, langsung tancap gas, kendati kondisi sirkuit masih basah akibat diguyur hujan, namun hal tersebut tidak menyurutkan niatnya menjajal aspal berkualitas tinggi itu, dengan menggunakan motor custom retro.

Retro bergaya bobber tersebut adalah basic dari Kawasaki W175. W175 milik Presiden Jokowi, memiliki perubahan gaya mulai dari roda-roda yang lebih besar dari standar yang menegaskan motor itu berjenis bobber style.

Motor custom hasil karya Katros Gargae ini dibekali dengan mesin 177cc satu silinder karburator yang menghasilkan tenaga 9,6 kW pada putaran 7.500 rpm, dengan torsinya mencapai 13,2 Nm pada rentang 6.000.

Dengan mengenakan jaket berwarna hitam dan helm, kepala negara langsung lepas landas dan percaya diri mengendarai motor berplat RI1. Jum'at (12/11).

"Ternyata ada 17 titik tikungan yang sangat sulit saya lalui, tapi kalau pembalap pasti mudah dan itu kesukaan mereka," kata Presiden selepas peresmian.

Presiden juga mengingatkan agar pelaksanaan ajang-ajang internasional di Sirkuit Mandalika tetap memerhatikan protokol kesehatan, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. 

"Sekali lagi, protokol kesehatan ketat dan saya sudah memerintahkan untuk juga didampingi oleh Satgas sehingga tata kelola setiap _event_ itu terus dijaga protokol kesehatannya," sambungnya.

Kepala Negara berharap Sirkuit Mandalika juga dapat memunculkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi NTB. Dan pihaknya meyakini perhelatan akbar internasional seperti World Superbike dan MotoGP akan memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di daerah.

"Saya berharap dengan adanya sirkuit ini, nantinya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di NTB ini," ujarnya.

"Jika World Superbike sukses, kita juga akan adakan MottoGP tentunya kita akan lakukan evaluasi, jika nanti ada yang diperlukan untuk kita sempurnakan," paparnya. (AP)