Diduga Satu Warga Meninggal Terpapar DBD, Dikes Gerak Cepat

LOTENG (postkotantb.com)- Diduga satu warga atas nama Nur Rakmah asal Dusun Karang Galuh Desa Marong Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), meninggal dan diduga terpapar Demam Berdarah. 

Meninggalnya satu warga yang diduga meninggal terserang DBD, Dinas kesehatan Loteng, langsung bergerak cepat dan langsung lakukan foging hari ini.

Kepala Dinas Kesehatan Loteng Dr. Suardi, SKM, MPH mengatakan, setelah pihaknya mendengar ada laporan, kemarin pihaknya bersama Puskesmas Mujur Kecamatan Praya Timur, Polsek Praya Timur, Pemdes Desa Marong dan masyarakat setempat, langsung ke lokasi sekaligus memimpin kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Pemberantasan sarang nyamuk ini dilakukan dengan tujuan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk  yang berada di container, bak mandi, sampah plastik, tempat minuman burung, dan kaleng-kaleng bekas di seluruh rumah dan pemukiman desa Marong. 

Selanjutnya sebagai implementasi dari PSN yang sudah dilakukan, hari ini (Selasa red), akan dilakukan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa dengan menggunakan insektisida.

"Hari ini kita sudah jadwalkan untuk melakukan foging di Dusun Karang Galuh Desa Marong, sebagai implementasi dari PSN yang sudah kita lakukan bersama pkm mujur, Kapolsek Mujur, pemdes Desa Marong dan masyarakat setempat," katanya. Selasa (21/12).  

Atas adanya warga yang diduga meninggal akibat DBD, pihaknya selaku kepala dinas kesehatan Loteng, mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak terutama Kepala Puskesmas Mujur dr. Wira, Kapoksek Praya Timur IPTU Sayum, dan Kades Marong  beserta jajarannya atas respon cepat dalam mengantisipasi meluasnya kasus demam berdarah yang dibawa oleh vektor nyamuk Aedes Aegypti. 

Upaya-upaya lain juga dengan penyebaran informasi melalui penyuluhan kesehatan di sarana kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit dan jaringannya. Begitu juga melalui sarana ibadah seperti masjid dan musholla. (AP)