Gelar Tradisi Penerimaan Kapolda dan Pengantaran Pejabat Lama, Danrem 162/WB Pupuk Soliditas TNI POLRI


Mataram (postkotantb.com)- Korem 162/WB menggelar tradisi penerimaan pejabat baru Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto) dirangkai dengan apel kehormatan dan pengantaran pejabat lama (Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K. M.H.) di Makorem 162/WB, Kamis (30/12/21).

Tradisi Penerimaan ditandai dengan pengalungan selendang kepada Irjen Pol. Djoko Poerwanto dan pemberian bunga tangan kepada Ibu Irna Djoko Poerwanto setelah terlebih dahulu menerima laporan dan jajar kehormatan dari regu jaga saat memasuki Makorem. 

Sedangkan tradisi pengantaran Irjen Pol. Muhammad Iqbal untuk melaksanakan tugas di tempat baru sebagai Kapolda Riau, diawali dengan pengalungan selendang dan pemberian bunga tangan dilanjutkan prosesi pedangpora serta iringan genderang Drumband Canka Wira Yudha Yonif 742/SWY.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede menerangkan, pengalungan selendang mengandung makna sebagai pengikat tali persahabatan dan persaudaraan. Bagi Kapolda NTB yang baru, hal ini menandakan bahwa Irjen Pol Djoko Poerwanto beserta keluarga secara resmi telah diterima sebagai warga Korem 162/WB.

Sedangkan bagi Irjen Pol. M. Iqbal, merupakan wujud dukungan dan doa restu keluarga besar Korem 162/WB mengiringi langkahnya untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru. Hal ini tentunya dengan harapan, ikatan persaudaraan dan silaturrahmi yang sudah terjalin baik selama ini tetap terjaga di manapun berada dan bertugas.

"Saya sangat bangga melihat soliditas TNI POLRI termasuk Pemerintah Daerah di NTB, kemarin saya datang ke sini (Lombok) diterima dengan begitu hangat oleh Polda beserta jajarannya, begitu juga oleh jajaran Pemerintah Daerah. Tradisi positif seperti ini akan saya pertahankan dan akan saya tingkatkan kedepan, tujuannya untuk memupuk sinergitas dan soliditas TNI POLRI juga dengan Pemerintah Daerah," tegas salah satu putra terbaik NTB asal Lombok itu.

Lebih lanjut dijelaskan, Soliditas dan sinergitas TNI-POLRI dan Pemerintah Daerah merupakan modal besar untuk mewujudkan situasi wilayah yang aman dan kondusif untuk membangun NTB yang lebih maju dan sejahtera.

Menghadapi event MotoGP pada Maret tahun 2021 mendatang, Danrem 162/WB menerangkan bahwa vaksinasi masyarakat khususnya dosis kedua harus sudah mencapai 70 persen sebelum penyelenggaraan event internasional tersebut.

Hal ini, lanjutnya, tentunya membutuhkan kolaborasi dan sinergitas TNI-POLRI dengan pemerintah daerah maupun instansi serta stakeholder lainnya untuk menyukseskan event MotoGP yang sudah tentu lebih besar dari event sebelumnya, yaitu IATC dan WSBK yang dinilai sukses.

"Nah ini yang akan kita upayakan bersama TNI-POLRI dan juga pemerintah daerah nanti untuk meningkatkan vaksinasi, termasuk para wartawan agar membantu memberikan sosialisasi yang baik kepada masyarakat tentang vaksinasi," tuturnya kepada awak media.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto saat memimpin apel kehormatan meminta dukungan dan support dalam bertugas di NTB. Ia berharap TNI (jajaran Korem 162/WB, Lanal Mataram dan Lanud ZAM) Polri di NTB tetap solid dan bersinergi dalam pelaksanaan tugas membantu pemerintah daerah. 

"Kita pasti bisa melaksanakan pekerjaan kita masing-masing tetapi satu, adalah Nusa Tenggara Barat," pungkasnya.

Demikian juga Irjen Pol Muhammad Iqbal dalam kesempatan itu menyampaikan, soliditas TNI Polri di NTB selama ini tulus dari hati yang paling dalam semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Ia selanjutnya mohon pamit kepada seluruh prajurit jajaran Korem 162/WB, selanjutnya mohon support dan doa untuk melaksanakan tugas sebagai Kapolda Riau.

"Alhamdulillah wasyukurillah selama 19 bulan saya berdinas di sini kita semua bisa guyub. Terimakasih atas pelajaran yang diberikan kepada saya untuk bekal saya mengabdi dan mendedikasikan di provinsi Riau dan juga mungkin di tempat-tempat lain," tandasnya.(rin)