Kapolres Loteng, Berhentikan Aries Secara Tak Hormat

LOTENG, (postkotantb.com)- Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, memberhentikan secara tidak hormat satu anggotanya atas nama Bripka Aries Pamuji NRP 86050216. Jabatan Ba Samapta Polres Lombok Tengah.

Pemberhentian secara tak hormat dari Dinas Polri tersebut, bertempat di Lapangan Apel Polres Lombok Tengah, Senin (27/12)

Hadir dalam upacara pemberhentian tersebut Wakapolres Lombok Tengah, PJU Polres Lombok Tengah, Kapolsek Jajaran Polres Lombok Tengah, Anggota Polres Lombok Tengah dan ASN Polres Lombok Tengah. 

Kasi Propam Lombok Tengah AKP Mardiasa, menjelaskan bahwa Upacara pemberhentian tidak dengan hormat tersebut tidak dihadiri oleh yang bersangkutan (In Absensia), selanjutnya dalam upacara Anggota Provos Polres Lombok Tengah melakukan penyerahan foto  BRIPKA ARIES PAMUJI kepada Kapolres Lombok Tengah. 

Dalam arahannya Kapolres Lombok Tengah menyampaikan, pemberhentian tidak dengan hormat dari Dinas Polri Anggota BRIPKA ARIES PAMUJI berdasarkan Keputusan Kapolda NTB Nomor : Kep/563/X/2021 melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf A, peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dan pasal 7 ayat (1) huruf C pada peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri yaitu meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut. 

"Diharapkan pemberhentian dengan tidak hormat ini menjadi yang pertama dan terakhir selama saya menjabat sebagai Kapolres Lombok Tengah dan menjadi pelajaran bagi seluruh Personil Polres Loteng agar supaya tidak berbuat hal - hal yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun organisasi" ungkap Kapolres. 

Dalam perjalanan tugas kita pasti akan menemui banyak rintangan dan permasalahan baik dari faktor internal maupun eksternal namun apabila kita semua mengetahui tugas pokok masing - masing  diharapkan semua pelaksanaan  tugas dapat di selesaikan sebagai mana mestinya, tutup Kapolres. (AP)