PSI NTB, Instruksikan Kadernya Ciptakan Kesejukan Ditengah Masyarakat


LOTENG (Postkotantb.com)- Imbas beredarnya video ceramah dari Ustadz Mizan Qudsiyyah, Lc, MA. beberapa hari lalu yang melahirkan berbagai reaksi publik kemudian berakibatkan adanya serangan dari kelompok kelompok tertentu yang belum diketahui asal-usulnya. 

Menyikapi hal tersebut ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTB Dian Sandi Utama meminta kepada semua Pengurus atau Kader serta anggota PSI dimanapun berada, untuk, tidak terlibat ikut serta pada kegiatan aksi atau demo atau tindakan-tindakan apapun yang bisa dianggap atau dikategorikan main hakim sendiri (anarkis). 

Selain itu, pihaknya meminta untuk menjunjung tinggi proses hukum yang tengah berjalan dan menyerahkan atau mempercayakan sepenuhnya persoalan ini kepada Aparat Penegak Hukum. 

Dan semua pengurus atau kader serta anggota PSI NTB, untuk hadir ditengah masyarakat untuk menjaga dan merawat kerukunan antar semua kelompok anak bangsa di NTB. 

Ia menambahkan, mengenai persoalan “ziarah makam", adanya dua pandangan (melarang dan memperbolehkan) kegiatan tersebut.

"Atas nama ketua DPW PSI NTB meminta semua pengurus/kader/anggota untuk menjalankan dan menghormati, sesuai keyakinan masing-masing," katanya dalam surat edaran tertanggal (2/01).

Atas instruksi tersebut, jika ada pengurus ataupun kader PSI yang tidak mengindahkan surat edaran tersebut, pihaknya selaku ketua PSI NTB,  akan mengambil langkah tegas.

"Kita semua berkepentingan untuk menciptakan suasana yang aman dan damai oleh karena itu apabila ada pengurus/kader/anggota yang tidak mengindahkan imbauan ini, kami siap mengambil langkah tegas," ujarnya. (AP)