Wagub: Saya salut dengan jumlah siswa dan keasrian SMKN 1 Praya


Loteng,  (postkotantb.com) - Wisuda tahun ini SMKN I Praya Lombok Tengah (Loteng), mampu menempatkan diri sebagai sekolah terbanyak yang menamatkan siswanya.

Dimana dari 1512 siswa, tahun ini yang tamat sebanyak 496 siswa dari 8 jurusan, masing masing jurusan Perhotelan sebanyak 120 siswa, Tata Boga 120 siswa, Usaha Perjalanan Wisata 100 siswa, Tata Busana 40 siswa, Multimedia 52 siswa, Lenskip dan Pertamanan 26 siswa.

Selanjutnya jurusan Tekhnik Komputer Jaringan 28 siswa dan jurusan Kecantikan Rambut dan Kulit sebanyak 8 siswa.

"Alhamdulillah, dari 496 siswa yang di wisuda tahun ini, alhamdulillah semuanya lulus 100 persen dengan nilai membanggakan," Kata kepala SMKN I Praya, Kasman saat acara wisuda XXV, Jum'at (3/6)

Selanjutnya, untuk wisuda tahun ini, kenapa siswa harus menggunakan baju adat, tidak kayak wisuda sebelum covid-19, pertama untuk menghindari terjadinya euforia di kalangan siswa dengan cara coret mencoret bajunya.

Termasuk juga, dengan menggunakan adat sebagai salah satu langkah, mempertahankan adat sasak. "Baju seragam mereka kita kumpulkan, dan nanti kita akan berikan kepada yang membutuhkan dan menggunakan baju adat, salah satu langkah memberikan pembelajaran kepada siswa untuk mempertahankan adat budaya, di tengah kemajuan zaman saat ini," Ungkapnya.

Selanjutnya kepada para anak anakku, wisuda ini adalah langkah awal dalam meniti karir, artinya jangan sekali kali setelah prosesi wisuda pendidikan tidak dilanjutkan.

Namun dengan wisuda ini sebagai modal untuk melanjutkan ke Perguruan tinggi, baik negeri ataupun swasta.

Sedangkan yang mau bekerja, pihaknya yakin dengan ilmu dan bekal yang sudah dimiliki, insyaallah banyak perusahaan dan yang lainnya, siap untuk diterima. Hanya saja, pihaknya menyarankan, melihat kemajuan zaman saat ini, sebaiknya pendidikan dilanjutkan ke tempat yang lebih tinggi.

"Silahkan anak anakku lanjutkan pendidikan, sebab ke depan ilmu dan keterampilan sangat dibutuhkan, anak anakku yang tidak melanjutkan, kami sangat yakin dengan kemampuan dan keahliannya, banyak perusahaan menanti ilmu kalian," ujarnya. "Jaga nama baik sekolah di luar sana, sebab anak anakku adalah cerminan sekolah di tengah masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengaku bangga dengan jumlah siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di SMKN I Praya.

Pasalnya lulusan Sekolah kejuruan, idealnya bisa langsung dipekerjakan, apalagi saat ini, khususnya di Loteng, telah banyak kemajuan yang di capai, sehingga tenaga kerja amat dibutuhkan, terutama para pekerja yang memiliki keahlian seperti lulusan sekolah kejuruan.

Menggapai kesuksesan, tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun membutuhkan perjuangan, usaha dan doa serta keikhlasan. Dari itulah, ketika anak anakku tersandung oleh apapun, jadikan itu sebagai penyemangat untuk terus berusaha.

Sebab batu sandungan tersebut bagian dari tangga menuju kesuksesan. "Kesuksesan itu akan kita raih, sesuai dengan usaha kita, jika kita tetap berjuang dan berusaha, maka kebahagiaan menanti kita tentunya," Katanya.

Selanjutnya masalah penataan sekolah, pihaknya amat kagum, ditambah lagi dengan banyaknya tumbuhan, hal ini menambah keasrian dan kenyamanan sekolah dan siswa.

"Jangankan siswa, saya pun tumben kesini saja jadi ketagihan," akunya. (Ap).