Lombok Timur, (postkotantb.com) - Desa Rumbuk, kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur menggelar event Batur Rumbuk yang ketiga. Event yang mengangkat tema Tujaq Ragi Belek ini merupakan event tahunan masyarakat Desa Rumbuk.
Bupati Lotim HM Sukiman Azmy dalam sambutannya mengaku bangga kepada para pemuda yang berhasil mewujudkan kegiatan tersebut.Sebab menurutnya dengan terselenggaranya acara ini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Lotim khususnya masyarakat Desa Rumbuk sendiri. Terlebih banyak masyarakat Desa Rumbuk yang bermukim di luar daerah menyempatkan diri untuk pulang kampung dan memberikan dukungan dan meramaikan acara.
“Kami berharap acara ini dapat menjadi salah satu daya tarik wisata dan masuk dalam calender event pariwisata Lotim,” harapnya saat membuka Event Batur Rumbuk III di Desa Rumbuk Kecamatan Sakra,Sabtu (27/8).
Meski acara terebut berjalan lancar namun dirinya sangat menyayangkan kegiatan tersebut tidak melibatkan masyarakat Rumbuk Timur. Menurutnya kendati telah dimekarkan Rumbuk Induk dan Rumbuk Timur memilki akar yang sama.karena itu pada pelaksanaan berikutnya ia berharap keduanya dapat berkolaborasi dan bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga sempat bernostalgia dengan mengingat keberadaan sebuah lapangan yang menjadi pusat keramain di Rumbuk pada masa remajanya.Lapangan yang bahkan menjadi saksi dicetuskannya Rumbuk sebagai akronim dari rakyat umum bekerja mati-matian untuk kesejahteraan, untuk kebaikan dan kemajuan.
“Kita harapkan Rumbuk kembali memiliki lapangan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan serupa yakni event Batur Rumbuk ini,’’ ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ambia Samudra menyampaikan bahwa event Batur Rumbuk ini merupakan event tahunan masyarakat Desa Rumbuk dan event kali ini merupakan event yang ketiga kali.Namun sejak dua tahun belakangan ini acara tersebut tidak bisa diselenggarkan dikarekan pandemi Covid-19.
“Event ini digelar selama tiga hari, mulai 26-28 Agustus dengan berbagai agenda seperti bazar produk lokal, parade tujak ragi beleq yang diiringi tembang wayang, lomba kreasi kemasan, hingga parade seni dan lelang produk,” paparnya.
Lanjut dia, salah satu agenda yakni bazar produk lokal tersebut melibatkan 40 UMKM yang berasal dari Desa Rumbuk. UMKM ini menyajikan berbagai olehan makanan khas Desa Rumbuk, seperti kerupuk kulit ikan laut, beberok aik pindang, dan berbagai makanan khas Desa Rumbuk lainya.
“Acara ini sekaligis seagai penguat silaturahmi kami antar masyarakat Desa Rumbuk dan juga masyarakat Desa Peringgasela, karena Peringgasela dan Rumbuk adalah saudara.Jadi setelah acara tujak ragi beleq (Menumbuk Bumbu dengan sekal besar, Red) ini selesai, kita akan begawe desa dan kita makan bersama-sama,” ungkapnya.
Dirinya berharap pada tahun yang akan acar tersebut bisa lebih meriah dan semua masyarakat Rumbuk bisa berpartisipasi. (Mul)


0Komentar