Sumbawa Besar, (postkotantb.com) -
Dalam rangka menjaga pasokan dan stabilitas harga bahan pangan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat, Pemerintah Daerah telah menggelar sejumlah operasi pasar dan pasar murah di berbagai Kecamatan dan Kelurahan.
Kegiatan juga bertujuan untuk memonitor penerapan harga eceran tertinggi (HET) khususnya untuk komoditas minyak goreng. Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Hj. Dewi Noviani S.Pd, M.Pd bersama Dinas terkait meninjau pelaksanaan operasi pasar di Kelurahan Brang Bara pada hari Jumat, (26/8/2022).
Pasar Brang Bara merupakan pasar tradisional yang berlokasi di Kecamatan Sumbawa. Kegiatan pasar murah ini juga salah satu upaya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-77 tahun 2022, kegiatan ini menindaklanjuti surat Sekretaris Daerah Nomor: 005/325/Ekon-SDA/2022.
Bersama Tim Pengendalian Inflansi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa berkerja sama dengan Bulog Cabang Sumbawa. Hj.Dewi Noviani S.Pd, M.Pd di konfirmasi media mengatakan "dengan adanya kegiatan pasar murah di Pasar Brang Bara merupakan salah satu upaya pemerintah daerah memastikan di lapangan bahwa harga bahan pokok stabil, disamping itu untuk mendengar secara langsung keluhan masyarakat khususnya terkait dengan persoalan harga minyak goreng dan kami juga berupaya kegiatan ini dapat menyentuh sampai pada tingkat desa/kelurahan dan kecamatan di Kabupaten Sumbawa".
Hj. Dewi Noviani juga menyampaikan terkait kondisi pasar Brang bara yang hampir tanpa aktifitas perdagangan, ke depan pasar ini akan dijadikan sebagai pasar milenial/pujasera yang diharapkan dapat menjadi episentrum produk unggulan masyarakat terutama dibidang UMKM" tutup nya.
Ditempat yang sama Lurah Brang Bara yang diwakili Seklur Putera Wijaya Ningrat S.Ap bersama Babinsa Serma Andi Chandrasa dan Bhabinkantibmas Bripka Jono saat dikonfirmasi postkota mengatakan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dengan terlaksananya operasi pasar dan pasar murah di Kelurahan Brang Bara ini, dampaknya dapat dirasakan langsung kepada masyarakat.
Antusias masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan mengapresiasi Pemerintah Daerah atas kepeduliannya terhadap masyarakat terutama tentang kesulitan mendapatkan minyak goreng kemasan. Dalam kegiatan ini bahwa semua produk yang dijual seperti minyak goreng, gula dan beras diproduksi oleh lokal.
Salah seorang pembeli yang berprofesi sebagai pedagang gorengan dan keripik menyampaikan sangat terbantu dan minyak goreng yang dibeli akan cukup untuk memenuhi stok beberapa minggu kedepan. ”Kalau bisa kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap 3 bulan sekali, jadi masyarakat seperti kami akan terbantu sekali dengan kegiatan operasi pasar dan pasar murah,” tuturnya. (Wanda)





0Komentar