Breaking News

Ketua DPRD Sumbawa Berharap Pemprov NTB, Tuntaskan Pembayaran Hutang Kepada Kontraktor

 


Abdul Rafiq.SH Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa.


Sumbawa Besar, (postkotantb.com) - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq angkat bicara terkait dengan tertundanya pembayaran Projek  Pemprov NTB, yang telah dikerjakan pada tahun 2022 yang hingga saat ini belum nampak skema pembayarannya.

Dirinya mengakui ada keluhan melalui media dan telpon dari para pengusaha yang ada di Kabupaten Sumbawa yang pelaksanaan proyeknya di wilayah kabupaten Sumbawa.

"Kami menerima keluhan dari pengusaha pelaksana program Pemerintah Daerah Provinsi NTB di Kabupaten Sumbawa. Dirinya ikut prihatin terhadap kesulitan para kontraktor tersebut.

Oleh karena itu semestinya Pemerintah Provinsi tidak mengabaikan ini, pengalaman tahun terdahulu hendaknya menjadi pengalaman berharga, karena dampak dari hal ini para kontraktor bisa jadi takut dan enggan menawarkan diri sebagai penyedia Barang dan jasa" urai Rafiq.

Masih kata Rafiq, Dirinya mengapresiasi semangat Pemprov Untuk memberdayakan Pengusaha atau Kontraktor lokal, namun jangan samakan daya tahan kontraktor lokal kita dengan kontraktor Nasional yang memiliki modal besar.

Mereka para kontraktor lokal ini untuk mampu bekerja menggunakan modal pinjaman di Perbankan, mereka terkena beban yang lebih besar  dibandingkan dengan keuntungan yang diperolrh.Ungkapnya.

Kami berharap Pemerintah Provinsi NTB benar benar memperhatikan secara serius hal ini, agar pembayaran pekerjaan tahun 2022 dapat segera dibayarkan, terlebih sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, mereka berharap memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang tenteram.

Pemprov harus bisa memberikan kepastian pembayaran projek tahun lalu, sehingga program pembangunan di Provinsi NTB dapat berkelanjutan (Sustainable) yang membawa kesejahteraan bagi pelaku pembangunan dan juga objek pembangunan itu sendiri di daerah." Pungkasnya.(Lalu/Ruf)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close