Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd Mengikuti Kegiatan Pelepasan Santri III dan Penganugerahan Sanad Qiroah Pondok Pesantren Aisyah Samawa, Rabu (24/5/2023).FOTO:IST/JONI JOHARI POSTKOTANTB.COM BIRO SUMBAWA.


Sumbawa Besar (postkotantb.com) - Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd Mengikuti Kegiatan Pelepasan Santri III dan Penganugerahan Sanad Qiroah Pondok Pesantren Aisyah Samawa, Rabu (24/5/2023).


Kegiatan ini dihadiri oleh ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ketua Yayasan Nurul Islam Sumbawa, Kepala sekolah SMP, SMA Plus Aisyah Samawa, Perwakilan Dari UNSA, dan Perwakilan UTS.

Dalam Sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa  menyampaikan, bahwa Pondok Pesantren merupakan institusi Pendidikan yang dapat diandalkan untuk melahirkan lulusan yang mumpuni, baik di bidang akademik maupun ahlaknya.

Program Peningkatan kualitas Pendidikan Agama dan keagamaan sangat penting, untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter dan berkepribadian luhur, maka di sinilah pentingnya peran Pondok Pesantren sebagai penyelengara Pendidikan Agama. Ulas wabup Hj. Novy.

Selain itu Wabup juga mengatakan, bahwa Pondok Pesantren juga dituntut untuk dapat menyempurnakan kurikulum sesuai dengan aspirasi masyarakat dan misi keislamannya. Serta Pondok Pesantren perlu secara terus-menerus membenahi kualitas manajemennya.


Pemerintah dalam hal ini memiliki komitmen untuk 1000 anak terbaik di NTB, khususnya Sumbawa akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah hingga ke taraf international. Dalam Kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa juga menyerahkan Sanad kepada Hafizha 30 Juz. (Ari)