Kadis Kesehatan KLU, dr H.Abdul Kadir (kanan) didampingi Bidang P2 Sub Koordinator Surveilens dan Imunisasi, I Nyoman Suratha, S Kep. Foto Ist/Jaharuddin.S.Sos
Lombok Utara (postkotantb.com) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara (KLU) dr H Abdul Kadir mengatakan, data PWS imunisasi Finas Kesehatan KLU bulan Oktober 2023 dilihat dari capaian imunisasi dasar lengkap (IDL) sudah mencapai target yaitu 88,6 persen. Namun dari data dashboard ASIK bulan Oktober capaian imunisasi dasar lengkap (IDL) masih di bawah target yaitu 71,9 persen. Hal ini menunjukan adanya kesenjangan antara data manual dan input pelaporan ASIK.
''Sedangkan capaian IBL (Instrumen Baduta Lengkap) KLU bulan Oktober 2023 masih dibawah target yaitu 14,87 persen,'' katanya, Kamis (23/11/2023).
Untuk imunisasi WIS ibu hamil capaian data manual sampai bulan Oktober 2023 masih di bawah target yaitu 40,5 persen dan dari ASIK 22,54 persen (target sampai bulan Oktober 2023 yaitu 66.7 persen).
Hal ini menunjukan adanya kesenjangan antara data manual dan input pelaporan ASIK.
Sedangkan capaian IBL (imunisasi
Baduta Lengkap) KLU bulan Oktober 2023 masih di bawah target yaitu 72,2 persen dan pada ASIK masih sangat rendah yaitu sebesar 14, 87 persen (masih di bawah target 83,3 persen).
Sementata Imunisasi WUS Ibu hamil capaian data manual sampai bulan Oktober 2023 masih di bawah target yaitu, 40,5 persen dan di ASIK 22,54 persen (target sampai bulan Oktober 2023 yaitu 66,7 persen. Ini terjadi karena adanya perbedaan presepsi tentang sekrening status TT Ibu hamil. Selain ituasih ada kesenjangan antara data manual dan entry ASIK.
''Sehingga perlunya dilakukan evaluasi untuk menganalisis masalah, menentukan prioritas masalah, mengidetifikasi rencana tindak lanjut yang akan dilakukan untuk meningkatkan capaian progeram imunisasi,'' ujarnya.
H Abdul Kadir dalam penyampaiannya mengatakan, imunisasi menjadi salah satu bentuk pelayanan dalam menurunkan kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Dengan mendapat pelayanan imunisasi menjadi suatu upaya menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.
"Tujuan dari penyelenggaraan imunisasi adalah untuk meningkatkan capaian proveram imunisasi di samping melakukan sosialisasi pelaksanaan imunisasi Hepatitis B bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan,'' ungkapnya.
Evaluasi ini melibatkan sekitar 30 orang peserta dan 2 orang narasumber dari Dinas Kesehatan KLU. Mengakhiri sambutan Kepala Dinas Kesehatan KLU dr H Abdul Kadir menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada segenap jajaran kesehatan, lintas sektor serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu membahu berjuang dalam melaksanakan pembangunan kesehatan untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas dan tumbuh menjadi bangsa besar yang kuat.
''Semoga Allah SWT senantiasa memberkati dan melindungi upaya kita dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang sehat sejahtera,'' pungkasnya. (@ng)




0Komentar