drg.H.Arbain Ishak,MM Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lobar (tengah) didampingi para kabid saat menyampaikan materi Dialog, kamis (30/11/2023)  Foto Istimewa/Lalu Irsyadi


Lombok Barat (postkotantb.com) - Menyadari pentingnya mempersiapkan generasi muda sebagai penerus dimasa depan. Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok barat kumpulkan sekitar 50 orang keterwakilan pemuda dari berbagai unsur untuk berdialog guna membangun jiwa kepemimpinan yang berkarakter pada kamis (30/11/2023) di Aula Restoran Sukma Rasa Labuapi.

" Melalui dialog, kami ajak semua pemuda untuk sama-sama membangun Lombok Barat," kata drg.H.Arbain Ishak,MM Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok barat.
Arbain menanamkan, pemuda harus senantiasa berjiwa, berfikir, dan bertindak positif untuk menatap masa depan cemerlang. Mampu berfikir kritis, komunikasi, kolaborasi, sinergi, dan barkarakter. Jauh dari hal-hal negatif yang menimbulkan sekat atau perpecahan yang dapat menghambat kemajuan.

"Dunia semakin kompetitif, apalagi sebentar lagi kita masuki tahun pemilu untuk memilih pemimpin, jika kita masih berkutat pada gesekan-gesekan sama artinya kita melangkah mundur dan semakin ketinggalan," imbuhnya.

Arbain selanjutnya mendorong pemuda pelopor yang berprestasi, sibuk memperbanyak kegiatan yang kreatif dan bermanfaat. Pihaknya akan siap mendukung melalui program pembinaan dan pelatihan yang ada di Dispora Lobar. Seperti mengcover bidang pendidikan, agama, tekhnologi, seni, kepemimpinan, kewirausahaan, Narkoba, HIV-AIDS, Kepeloporan, organisasi dan lainnya.

Diharapkan berkat pelatihan dan pembinaan dari Dispora, para pemuda Lobar miliki bekal atau kompetensi yang cukup untuk menjadi pemimpin dimasa depan.

Salah seorang narasumber dari kalangan Akademisi, Dr. Muhammad Amin, S.Pd.M.Tsol menyampaikan tiap zaman pemuda beda tantangan. Sekarang era praktis didukung tekhnologi. Tapi tidak banyak yang memanfaatkannya untuk pengembangan kompetensi. Malah molor habiskan waktu dengan bermedsos, game dan akses web yang melalaikan lainnya. Cenderung mengikuti arus modernisasi hampir tanpa saring.

" Seharusnya pemuda sekarang lebih berkualitas," sebutnya.

Ia berpesan, sebaiknya gen Z tidak boleh lupakan nilai-nilai kearifan lokal untuk menguatkan prinsip. Tapi juga tetap berjalan beriringan dengan respon terhadap persaingan global. Keterbukaan dunia, memungkinkan setiap masyarakat internasional bisa bekerja dimana saja.
" Mau tidak mau harus berpartisipasi, dituntut berperan aktif, jika kita tidak punya kompetensi, maka kita akan tergilas hanya jadi korban," terangnya.

Fenomena lulusan sekolah atau sarjana yang sulit peroleh pekerjaan, dianggap adalah salah satu tantangan berat. Lembaga pendidikan dan pelatihan harus beradaptasi dan berorientasi pada market atau pasar tenaga kerja sesuai kebutuhan terkini. Sehingga langsung terserap lapangan kerja, tidak ada pengangguran.

Disamping itu, terpenting, pada diri pemuda juga mesti miliki pondasi kepemimpinan yang kokoh agar arah tujuan hidupnya jelas. Calon pemimpin harus visioner, penuh kreatifitas, kolaborasi, komunikasi, dan konektifitas.

Haerunnisa, Ketua KNPI Lombok Barat bersyukur bisa jadi salah satu peserta Dialog yang diinisiasi Dispora Lobar. Perempuan tangguh asal Sekotong ini mengaku sangat senang peroleh pembelajaran soal kepemimpinan.


Ia ingin, Dispora benar-benar bisa jadi rumah bagi organisasi kepemudaan.

" Kami ingin dirangkul dan diikutsertakan pada program-program Pemerintah, kami siap bersinergi dan berkolaborasi," ungkapnya.

Menurut Nisa, pemuda hanya butuh terus dikawal dan dibimbing, terutama didukung penuh dalam setiap kegiatan positif.

" Jika pemuda diberi ruang dan kesempatan, pemuda akan bisa berbuat maksimal dalam mengukir prestasi dan hasilkan karya inovasi serta dedikasi bagi pembangunan dan kemajuan Daerah," Tandasnya. (Irs)