Breaking News

Saat Sambang Warga, Miq Iqbal Sebut Ekonomi Kerakyatan Solusi Kesejahteraan

 

Saat Sambang Warga, Miq Iqbal Sebut Ekonomi Kerakyatan Solusi Kesejahteraan
Dr.H.Lalu Muhammad Iqbal saat sambang warga di Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya Lombok tengah, Minggu (02/06/2024).Foto Ist/Lalu Irsyadi
Lombok Tengah (postkotantb.com) - Dalam agenda roadshow sambang warga di Desa Pelambik kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, Minggu (02/05/2024).

Bakal calon Gurbernur NTB Dr.HL.Muhammad Iqbal (LMI) dihadapan segenap tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan warga setempat. Ia berbicara soal penerapan konsep ekonomi kerakyatan yang diproyeksi dapat jadi solusi wujudkan kesejahteraan dan kemajuan.

NTB, kata mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki periode 2019-2023 itu, sebenarnya hanya perlu fokus dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan. Sesuai kultur dan kondisi topografi lingkungan alamnya. Bukan malah membangun industri otomotif, tentu tidak cocok.

" Negara-negara besar seperti New Zealand malah sangat bangga bertani, bahkan jadi bidang unggulan, kenapa kita justru di Daerah agraris ini tidak sadar dengan potensi besar itu," ucap Iqbal.

Terkait beragam kendala yang kerap terjadi mulai dari akses permodalan, produksi, distribusi, hingga pemasaran. Miq iqbal sudah catat semua. Salah satu jalan keluarnya menghidupkan kembali fungsi KUD (Koperasi Unit Desa).

"Sistem koperasi pun di luar negeri dipakek, kenapa di Negara kita justru mati, ini yang akan kita bangkitkan juga nanti, baik dibidang pertanian, UMKM, dan lainnya," terang Iqbal.

Hal lain yang tidak luput jadi fokus yakni atasi pengangguran. Tak mengapa kalau harus bekerja ke Luar Negeri jadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Peluangnya juga cukup menjanjikan, asalkan keluar secara Legal atau resmi biar aman dan terjamin oleh Negara.

Dibidang pendidikan juga masih tak terlepas dari dinamika. Biaya sekolah dinilai masih tinggi dan persoalan lainnya. Dalam pandangan tertentu, Lembaga Pendidikan Swasta berbasis pondok pesantren agak sulit dibantu. Mensikapinya, Iqbal tegas antara Sekolah Negeri dan Swasta mesti mendapat perhatian yang seimbang dan berkeadilan.

Begitupun dalam merespon persoalan keamanan yang biasanya rentan dianggap penghambat kemajuan ekonomi di Pedesaan. Menurutnya keamanan harus diselesaikan secara beriringan dengan penuntasan ekonomi. Ada tindak kejahatan pasti disebabkan sulitnya pekerjaan atau kondisi sulit. Maka kalau ekonomi sudah makmur orang tidak akan berbuat kriminal.

" Orang sampai mencuri mungkin karena lapar, tidak ada uang atau nganggur," cetusnya.

Keluhan dikalangan Pemerintah Desa juga mencuat. Meski ada Dana Desa tapi peruntukannya sudah diatur. Iqbal kemudian menyentil bahwa kedepan seluruh struktur Pemerintahan tidak boleh semata-mata andalkan APBD saja.

Steckoholder terkait bisa memanfaatkan sumber pembiayaan luar Negeri. Banyak donatur yang siap membantu. Begitupun dalam menyedot Investasi swasta.

Sektor wisata sendiri di Pedesaan tak kalah berpotensi besar untuk dieksplore. Wisatawan kekinian juga melirik kehidupan sosial kemasyarakatan di Desa. Ingin menikmati suasana berbeda dipedesaan ditengah sawah, gunung, sungai dan lainnya.


Seperti keberadaan bendungan Pengga di sekitar wilayah Desa Pelambik mencakup Desa lainnya, bisa kita manfaatkan jadi wisata air, entah itu selancaran, camping grown, atau membuat kompleks tempat makan minum pinggir danau dan sebagainya. Pihaknya juga sudah pikirkan itu.

" Bendungannya saja di Loteng tapi airnya ke Lobar, kita harus manfaatkan jadi pundi-pundi PADes atau pendapatan warga dengan maksimalkan Bumdes," jelasnya.

Kegiatan sambang warga melintasi beberapa titik pertemuan se-Kecamatan Praya Barat Daya singgahi beberap titik Desa Ungge, kemudian Pelambik, Pandan Indah Kabul, Montong Sapah dan berkahir di Montong Ajan.

Agenda tersebut merupakan bentuk upaya pendekatan Miq Iqbal dengan masyarakat untuk saling mengenal dan bertatap muka.Sekaligus ajang pererat silaturahmii, menggali potensi, memetakan persoalan masyarakat, menyerap aspirasi lalu merumuskan solusi untuk lakukan perubahan demi kemajuan NTB dimasa mendatang. (Irs)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close