Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah (Loteng), H Nursiah, tengah diwawancarai media ini, saat closing ceremony Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB tahun 2025, di eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Jumat (01/08/2025) malam.

Lombok Tengah (postkotantb.com)- Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB tahun 2025, resmi ditutup Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka di eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Jumat (01/08/2025) malam.

Saat festival berlangsung, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) merupakan salah daerah di NTB yang dijadikan lokasi untuk tiga venue perlombaan. Meski festival berkelas nasional itu pun telah usai,  pemerintah Kabupaten (Pemkab) Loteng, masih mengingat dampak positif, khususnya bagi para pelaku UMKM dan Pariwisata.

"Kami di Loteng mendapatkan dampak yang luar biasa dari segi pariwisata, UMKM, dan juga dari pihak perhotelan yang full selama seminggu," puji Wakil Bupati (Wabup) Loteng, H Nursiah kepada media ini, di sela-sela kesibukannya mendampingi rombongan Wapres dan kabinet merah putih saat acara Closing di eks Bandara Selaparang.

Dengan adanya FORNAS VIII di NTB, menurut Nursiah, persentase penghasilan daerah di sektor pariwisata dan UMKM  di Loteng sangat signifikan. Selain itu, proses pertandingannya pun berjalan aman dan kondusif.

Sebaliknya ia menilai bahwa NTB sebagai tuan rumah sudah menunjukan upaya yang maksimal dan sebagai tolak ukur bahwa Bumi Gora siap menjadi tuan rumah PON 2028. Sebaliknya, jika masih ada kekurang-kekurangan, tentunya sebagai bahan evaluasi dan menjadi catatan ke depan.

"Kami pada prinsipnya tetap berkoordinasi dengan provinsi untuk mempersiapkan apa yang dibutuhkan para pegiat. Kekurangan sudah pasti ada, namun itu jadi koreksi dan evaluasi ke depan untuk PON di NTB insa Allah," tutupnya.


Pewarta: Kadri Ramdani.