Lombok Utara, (postkotantb.com) -  Dusun Lokok Sutrang Desa Santong Mulia, kembali mencetak prestasi membanggakan di bidang olahraga. Dua putra terbaiknya, Siswandi, S.Kom dan Haidar Sauban, SE, resmi mengikuti Kursus Wasit Lisensi C-3 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Mataram.

Kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) perangkat pertandingan sepak bola ini berlangsung sejak tanggal 8 hingga 13 November 2025, bertempat di Kantor Balai Latihan Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Balatkop) NTB di Mataram. Partisipasi Siswandi dan Haidar diharapkan dapat menambah kualitas dan kuantitas wasit profesional dari Lombok Utara.

Keikutsertaan dua perwakilan Lokok Sutrang ini disambut baik oleh jajaran pengurus Asosiasi PSSI Kabupaten (Askab) Lombok Utara.

Budiawan, S.H., N.L.P., Sekretaris Askab PSSI Lombok Utara, menyatakan kebanggaannya atas inisiatif dan semangat yang ditunjukkan oleh Siswandi dan Haidar.

"Kami sangat mengapresiasi dan bangga. Keberangkatan saudara Siswandi dan Haidar ini adalah bukti bahwa potensi sepak bola di Lombok Utara, khususnya dari Lokok Sutrang, terus berkembang tidak hanya di sisi pemain, tapi juga di perangkat pertandingan," ujar Budiawan.

Budiawan menekankan, bahwa memiliki wasit berlisensi C-3 merupakan aset penting bagi kemajuan sepak bola di tingkat kabupaten. Lisensi C-3 adalah langkah awal yang krusial untuk meniti karir sebagai pengadil lapangan yang profesional, yang sangat dibutuhkan untuk memastikan kompetisi lokal berjalan dengan adil dan sesuai standar.

"Dua orang ini adalah duta bagi daerah mereka. Kami berharap mereka bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya di Mataram, membawa pulang lisensi, dan kemudian mengaplikasikannya di kompetisi-kompetisi yang akan kita gelar di Lombok Utara. Ini adalah investasi jangka panjang bagi sepak bola kita," tutup Budiawan, seraya mendoakan kelancaran dan kesuksesan seluruh peserta kursus.

Dengan mengikuti kursus ini, Siswandi dan Haidar akan mempelajari berbagai aspek penting dalam peraturan permainan (Laws of The Game), penanganan insiden di lapangan, serta profesionalisme sebagai wasit, mempersiapkan mereka untuk memimpin pertandingan di level yang lebih tinggi.

Keikutsertaan dua sosok yang dikenal berintegritas dan berlatar belakang akademis (Siswandi seorang Sarjana Komputer dan Haidar seorang Sarjana Ekonomi) ini menjadi harapan baru bagi peningkatan kualitas perangkat pertandingan sepak bola di Lombok Utara.

Di sela-sela kesibukan kursus, Siswandi dan Haidar Sauban juga mengungkapkan rasa bangga mereka atas kesempatan berharga ini, sekaligus membawa misi untuk daerah.

Siswandi, S.Kom, yang dikenal aktif di kegiatan kepemudaan Lokok Sutrang, menyampaikan:

"Ini adalah mimpi bagi kami untuk bisa berpartisipasi dalam kursus resmi PSSI. Kami merasa sangat bangga bisa mewakili Lokok Sutrang dan Lombok Utara. Kami akan berusaha keras menyerap semua ilmu dari instruktur, baik teori maupun praktik, "ucapnya dengan penuh semangat.

Siswandi, S.Kom juga menyampaikan bahwa kesempatan ini lebih dari sekadar pelatihan. "Kami merasa sangat terhormat bisa mewakili Lokok Sutrang dalam kursus PSSI ini. Kami tidak hanya ingin lulus, tapi juga berharap Lisensi C-3 ini menjadi pijakan pertama yang kuat agar kami bisa merintis karier cemerlang di bidang perwasitan ini di masa depan,"tandasnya.

Senada dengan Siswandi, Haidar Sauban, SE, menambahkan bahwa mereka memiliki harapan besar setelah menyelesaikan pelatihan. "Harapan kami jelas, yaitu lulus dengan hasil terbaik dan mendapatkan Lisensi C-3. Setelah kembali nanti, kami ingin segera berkontribusi aktif memimpin pertandingan-pertandingan lokal di Lombok Utara dengan integritas, demi menciptakan kompetisi yang sportif dan berkualitas. Kami ingin membuktikan bahwa putra daerah juga mampu menjadi pengadil lapangan yang profesional," katanya.

Haidar Sauban, SE menekankan bahwa mereka bertekad untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi. "Setelah C-3, kami memiliki ambisi untuk terus mengejar Lisensi C-2, bahkan C-1, sehingga kami bisa memimpin pertandingan di tingkat Provinsi hingga Nasional. Kami ingin membuktikan bahwa integritas dan profesionalisme wasit dapat membawa nama baik daerah dan memberi kontribusi nyata pada kemajuan sepak bola Indonesia," pungkas Haidar penuh semangat.

Dengan mengikuti kursus ini, Siswandi dan Haidar mempersiapkan diri menjadi wasit yang kompeten dan berintegritas, menambah daftar SDM berkualitas yang dimiliki Lombok Utara di kancah sepak bola regional.


Masa depan perwasitan sepak bola di Lombok Utara tampak cerah seiring dengan keikutsertaan dua putra terbaik dari Lokok Sutrang, Siswandi, S.Kom dan Haidar Sauban, SE, dalam Kursus Wasit Lisensi C-3. Kegiatan resmi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Mataram ini.

Lisensi C-3 merupakan jenjang awal bagi wasit yang ingin berkarier di kancah sepak bola profesional, membuka jalan bagi mereka untuk memimpin pertandingan di tingkat kabupaten atau kompetisi amatir.

Kehadiran dua sosok berlatar belakang akademis yang ingin berkarier di dunia perwasitan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemuda lain di Lombok Utara untuk turut serta membangun ekosistem sepak bola yang lebih profesional dan bermartabat.

Pewarta :  Jaharuddin.S.Sos