
Galeri foto Himpunan Mahasiswa Tatas Tuhu Trasna (Himasta) Loteng
usai menyelenggarakan Seminar dan Pelatihan Jurnalistik, Kamis
(18/12/2025) di Aula Gedung PKK Kabupaten Loteng.
Lombok Tengah, (postkotantb.com) - Himpunan Mahasiswa Tatas Tuhu Trasna (Himasta) Kabupaten Lombok Tengah menyelenggarakan Seminar dan Pelatihan Jurnalistik, Kamis (18/12/2025) di Aula Gedung PKK Kabupaten Lombok Tengah.
Dari registrasi pendaftaran,kegiatan edukatif tersebut ternyata sangat diminati.Pesertanya tembus mencapai lebih dari 250 orang dari kalangan Pemuda, mahasiswa, pelajar, serta unsur media dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat.
Demikian dikatakan,Iwan hardianto selaku Koordinator Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Himasta kepada media ini.
"Kami tidak menyangka,peminatnya sangat banyak capai 250 orang lebih unsur berbagai kalangan terutama pemuda dan berasal dari wilayah se-NTB," ungkap Iwan.
Capaian tersebut ditoreh dari solidaritas segenap jajaran struktur kepengurusan,mulai dari ketua umum, Sekretaris umum, Bendahara umum, Wakil Bendahara umum, dan seluruh Kepala-Kepala bidang dalam kabinet Himasta Berdaulat yang telah berbuat maksimal mulai dari persiapan sampai hari-H kegiatan.
Mengangkat tema “Membangun Jurnalisme Kritis, Etis, dan Kreatif di Era Digital”. Himasta ingin meningkatkan paham literasi media di tengah pesatnya arus digitalisasi informasi dan maraknya disinformasi yang marak terjadi.
"Saatnya kita belajar, berkarya, dan menyebarkan kebaikan lewat tulisan, bersama-sama kita ciptakan sejuta cerita yang menginspirasi dunia," ajaknya.
Selain memberikan penguatan kapasitas jurnalistik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penggalangan dana kemanusiaan korban bencana dan gerakan lingkungan bertajuk “1 Pohon Sejuta Cerita”.
Ketua Umum HIMASTA Ilham Hariadi menyampaikan, bahwa urgensi literasi di era digital menjadi latar belakang utama acara ini. Peserta dibekali teknik dasar jurnalistik agar mampu memproduksi informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Era digital menuntut kita untuk bergerak cepat, jangan sampai kita ketinggalan zaman, namun integritas tetap harga mati. Mari kita bangun jurnalisme yang kritis dalam berpikir, etis dalam bertindak, dan kreatif dalam berkarya. Saatnya pemuda Tatas Tuhu Trasna mewarnai dunia digital dengan narasi yang mencerdaskan dan menyuarakan kebenaran," arahnya.
Kehadiran ratusan peserta mencerminkan tingginya minat mahasiswa dan pemuda di Kabupaten Lombok Tengah terhadap dunia jurnalistik. Aksi penanaman pohon yang menyertai acara ini juga menjadi simbol, bahwa setiap tulisan yang dibuat diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peradaban, sebagaimana pohon yang memberikan kehidupan.
Sementara mengutip penyampaian pemateri 1 Abdul Latief Apriaman salah seorang wartawan senior Tempo menuturkan pentingnya mengelola media informasi, untuk mencegah terjadinya kesalah pahaman dan perlunya verifikasi fakta lapangan yang akurat.
"Ini sangat penting ya, sebelum kita kelola dan sebar informasi ke muka umum, harus cek verifikasi fakta di lapangan dulu ya, supaya kita tidak salah dan timbulkan persoalan hukum atau tuntutan orang/pihak lain," Terangnya.
Disisi lain, Mujaddid Muas, M.A. Fungsional Dinas Kominfotik Provinsi NTB selaku pemateri 2 menambahkan, harus bijak di dalam memberikan informasi dan terus belajar menjadi penulis yang kritis, kreatif, etis, dan kreatif.
"Kita harus terus dan tidak berhenti belajar menambah literasi agar menjadi penulis yang handal," Tukasnya.(irs)
Seminar dan Pelatihan Jurnalistik Himasta Lombok Tengah Sukses, Peserta Capai 250 Orang
Redaksi PostKotaNTB
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar