Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Merespons banjir yang dipicu curah hujan tinggi pada Jumat dini hari (23/01/2025), tim Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) IV Nusa Tenggara I bergerak cepat melakukan penanganan darurat di kawasan Irigasi Batu Bulan.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi dampak lanjutan di kawasan terdampak, khususnya Perumahan Pesona Raberas Residence dan sekitarnya.

Menindaklanjuti permintaan pihak pengembang perumahan terkait kondisi saluran yang mengalami overtopping (limpasan) di belakang pemukiman, sebanyak 10 personel OP SDA IV diterjunkan langsung ke titik krusial di ruas penyaring Omo, Irigasi Batu Bulan Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa.

Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Pelaksana Teknis PPK OP SDA IV Nusa Tenggara I, Ir. Nurul Sahit, S.T. Sebagai langkah mitigasi awal, petugas membangun talud penahan sementara menggunakan karung pasir (sandbags).

"Penanganan ini bersifat darurat untuk menahan limpasan air agar tidak kembali masuk ke kawasan permukiman. Fokus kami saat ini adalah pengendalian debit dan pengamanan sementara," ujar Ir. Nurul Sahit di sela-sela peninjauan lapangan.

Selain memperkuat dinding saluran dengan talud sementara, tim juga melakukan penutupan pintu aliran irigasi yang mengarah ke jalur tersebut. Langkah ini terbukti efektif dalam meminimalkan potensi banjir susulan dengan mengurangi volume air yang mengalir ke arah perumahan secara signifikan.


Ir. Nurul Sahit menegaskan, bahwa pihaknya tidak hanya berhenti pada penanganan darurat hari ini. Pemantauan berkala akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan warga sekitar.

“Ke depan, kami akan menyiapkan langkah penanganan lanjutan sesuai kondisi teknis di lapangan agar fungsi sistem irigasi dan drainase dapat kembali optimal serta lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem,” pungkasnya. (Jhey)