Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka Sosialisasi Implementasi Regulasi dan Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Tingkat Desa yang digelar BAZNAS Kabupaten Sumbawa di Aula H. Madilaoe ADT, Rabu pagi. Pada kesempatan tersebut juga dicanangkan Program 100 Mustahiq per Desa, sebagai langkah nyata pemerataan manfaat zakat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menekankan bahwa pengelolaan ZIS merupakan bagian dari strategi pembangunan sosial daerah yang memiliki dasar hukum melalui Perda Kabupaten Sumbawa Nomor 7 Tahun 2022 dan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2023.
Ia menegaskan, keberhasilan program sangat bergantung pada komitmen dan peran aktif kepala desa, yang paling mengetahui kondisi warganya dan siapa yang membutuhkan bantuan.
“Program 100 Mustahiq per Desa memastikan zakat tidak berhenti pada laporan administratif, tetapi hadir dalam bentuk bantuan konkret yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik konsumtif darurat maupun pemberdayaan jangka menengah,” ujarnya pada Rabu (11/02/2026).
Bupati Jarot juga memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang telah menjalankan program-program seperti BAZNAS Sumbawa Cerdas di bidang pendidikan dan BAZNAS Sumbawa Makmur untuk penguatan ekonomi produktif masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi BAZNAS dengan pemerintah desa untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan bahwa potensi ZIS di Kabupaten Sumbawa sangat besar dan jika dikelola secara amanah dan profesional, dapat membantu berbagai persoalan umat. Ia mengajak masyarakat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, dengan dukungan desa sebagai mitra strategis, agar manfaatnya dapat dirasakan adil dan merata.
Ke depan, penghimpunan ZIS diharapkan dapat diperluas ke sektor pertanian, peternakan, dan dunia usaha. Dari sisi capaian, pengumpulan ZIS di Kabupaten Sumbawa terus meningkat, dengan total Rp4,4 miliar pada 2025, dan hingga Februari 2026 telah terkumpul Rp951 juta, yang sebagian besar telah disalurkan kepada mustahiq dan korban bencana. (Jhey)



0Komentar