Mataram, (postkotantb.com) – Kapolresta Mataram Hendro Purwoko turut ambil bagian dalam kegiatan Bhayangkara Riding Day 2026 yang digelar di wilayah Nusa Tenggara Barat, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan Polri dengan komunitas otomotif sekaligus bagian dari rangkaian menyambut Festival Bau Nyale.
Rangkaian Bhayangkara Riding Day diawali dengan pelepasan peserta oleh Wakil Gubernur NTB Indah Damayanti Putri di Ex Bandara Selaparang, kemudian para rider menempuh rute hingga garis akhir di kawasan Sirkuit Mandalika.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda NTB Edy Murbowo, jajaran Pejabat Utama Polda NTB, Kapolres Lombok Tengah, serta para Pejabat Utama Polresta Mataram. Kehadiran pimpinan daerah dan jajaran kepolisian ini menambah semarak sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung kegiatan positif di NTB.
Dalam keterangannya kepada media, Kapolresta Mataram menyampaikan bahwa partisipasinya dalam Bhayangkara Riding Day merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan yang diselenggarakan Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam menyambut Festival Bau Nyale di kawasan wisata Mandalika.
“Selain mendukung rangkaian Festival Bau Nyale, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dengan komunitas motor di Nusa Tenggara Barat,” ujar Kombes Pol. Hendro Purwoko.
Ia menegaskan, Bhayangkara Riding Day bukan sekadar kegiatan hobi berkendara, namun juga membawa pesan kebersamaan, keselamatan berlalu lintas, serta promosi pariwisata daerah.
“Ini adalah bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang melibatkan Polri, pemerintah, dan elemen masyarakat,” tambahnya.
Tak hanya berpartisipasi secara langsung, Polresta Mataram juga memberikan dukungan pengamanan di sepanjang rute perjalanan, mulai dari Ex Bandara Selaparang hingga jalur Bypass menuju Mandalika. Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran para rider sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Dengan terselenggaranya Bhayangkara Riding Day 2026, diharapkan sinergi antara kepolisian, komunitas motor, dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendukung suksesnya agenda pariwisata dan budaya di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (red)





0 Komentar