Sumbawa Barat, (postkotantb.com) - Langkah awal mewujudkan program unggulan KSB Maju Luar Biasa, khususnya pada klaster industri ketenagakerjaan, resmi dimulai melalui kegiatan Kick Off Industrialisasi Ketenagakerjaan antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan UT School. Kegiatan ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda KSB, serta para Kepala OPD.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap terjun ke dunia industri. 
Menurutnya, penguatan sektor ketenagakerjaan menjadi salah satu fokus dalam klaster industri pada program KSB Maju Luar Biasa.
“Ini merupakan langkah awal dimulainya program KSB Maju Luar Biasa pada klaster industri. Melalui kerja sama dengan PT AMNT, pemerintah daerah juga dipertemukan dengan UT School untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bekerja di sektor industri,” ujar Bupati pada Rabu, (11/03/2026).

Ia menjelaskan, dalam program KSB Maju Luar Biasa terdapat tiga klaster utama, yaitu klaster pariwisata, klaster pertanian, dan klaster industri. Pada klaster industri sendiri terdapat dua fokus, yakni industri hilirisasi yang mencakup hilirisasi hortikultura, pertanian, dan peternakan, serta industri ketenagakerjaan yang berfokus pada peningkatan keterampilan tenaga kerja agar mampu terserap di dunia industri.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah daerah juga melakukan revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK). Bupati menegaskan bahwa keberadaan BLK ke depan tidak hanya menjadi tempat pelatihan, tetapi harus berorientasi pada penempatan kerja.
“BLK bukan sekadar memindahkan gedungnya dari Poto Tano, tetapi bagaimana pelatihan yang ada di dalamnya benar-benar berorientasi pada penempatan kerja. Jadi bukan pelatihan tanpa arah, tetapi sudah jelas di mana peserta akan ditempatkan setelah selesai pelatihan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memfasilitasi kebutuhan pelatihan hingga penempatan kerja bagi para peserta. “Seluruh biayanya akan difasilitasi oleh pemerintah, baik dalam bentuk pelatihan maupun pembiayaan hingga penempatan, dengan pola tertentu yaitu pola pinjaman jika menyangkut personal dan pola kerja sama,” ungkapnya.

Untuk mendukung pelatihan hingga penempatan kerja bagi angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat, pemerintah daerah menyiapkan skema pembiayaan melalui Bank NTB Syariah tanpa bunga, dengan biaya bagi hasil ditanggung oleh pemerintah daerah. Skema ini diharapkan dapat memastikan program peningkatan keterampilan tenaga kerja berjalan lebih terarah dan berbasis penempatan kerja.

Selain itu, Pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada angkatan kerja yang memiliki keterampilan tertentu namun minim lapangan kerja di dalam negeri. “Pemerintah juga akan memfasilitasi mereka yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan di luar negeri,” jelas Bupati.

Untuk mendukung pengembangan pelatihan tenaga kerja, pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pelatihan khusus UT School di lingkungan BLK yang saat ini masih dalam proses pembangunan. Nantinya fasilitas tersebut akan dilengkapi ruang belajar dan workshop beserta sarana pelatihan pendukung, serta didukung kerja sama pendampingan dan konsultasi jangka panjang dengan UT School.

Perlu diketahui, saat ini pemerintah daerah bersama PT AMNT dan UT School membuka program beasiswa Mekanik Alat Berat Batch I yang pendaftarannya dibuka pada 11 hingga 31 Maret 2026. Seluruh proses seleksi akan dilaksanakan oleh UT School, sementara pelatihan awal akan dilaksanakan di Jakarta sebelum BLK KSB selesai dibangun.

Sementara itu, Dimas Purnama, Manager Community Development PT AMNT menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kesinambungan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang selama ini dijalankan perusahaan. 

Ia menyebutkan, bahwa sebelumnya pelatihan dasar mekanik alat berat telah diikuti sekitar 170 putra daerah KSB dengan tingkat serapan kerja yang cukup tinggi.
“Sekitar 90 persen peserta sudah mendapatkan penawaran kerja. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.


Bupati menegaskan bahwa program ini berada dalam payung industrialisasi ketenagakerjaan, yang bertujuan agar angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat dapat terlibat aktif dalam berbagai aktivitas industri yang ada. Ia juga berharap pembangunan BLK dapat segera rampung sehingga program pelatihan dapat berjalan lebih optimal.
“Saya harapkan pada 20 November BLK sudah diresmikan walaupun program pelatihannya sudah mendahului,” tutup Bupati.

Menurutnya, langkah ini menjadi awal dari rangkaian program KSB Maju Luar Biasa yang akan terus dikembangkan dan berlanjut dengan program-program berikutnya. ”Dengan sinergi dan kolaborasi ini, pastinya menjadi angin segar bagi angkatan kerja KSB,” ujarnya optimistis.

Sebagai informasi, UT School merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan yang bergerak di bidang mekanik dan operator alat berat. Lembaga ini berada di bawah naungan PT United Tractors Tbk, anak perusahaan PT Astra International Tbk, yang menyediakan layanan pendidikan dan pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja terampil di sektor alat berat dan industri. (Amry)