Oleh Mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram
Lombok Barat, (postkotantb.com) - Tidak sedikit ibu di Desa Dasan Tapen Lombok Barat mengaku kesulitan saat harus memilih camilan sehat bagi anak. Di satu sisi, anak cenderung menyukai makanan instan dengan rasa yang lebih menarik. Di sisi lain, kebutuhan gizi tetap harus terpenuhi untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Kondisi ini menjadi salah satu tantangan dalam upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga. Minimnya variasi olahan makanan bergizi yang praktis membuat sebagian ibu merasa bingung dalam menyiapkan pilihan yang tepat bagi anak.
Menjawab kondisi tersebut, mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram menghadirkan inovasi sederhana berupa Nutriball Kids, yaitu camilan sehat yang memanfaatkan bahan pangan lokal seperti daun kelor, ayam, dan tempe. Kombinasi bahan tersebut dipilih karena memiliki kandungan gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan anak.
Melalui kegiatan demonstrasi, para ibu tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pengolahan. Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif peserta yang mencoba membuat Nutriball secara mandiri, sekaligus mencicipi hasil olahan bersama.
Respon positif juga datang dari balita dan anak-anak yang ikut mencicipi. Beberapa anak tampak menerima makanan tersebut dengan baik, menunjukkan bahwa camilan sehat tetap dapat disajikan dengan rasa yang disukai.
Selain praktik, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan edukasi gizi seimbang, sehingga para ibu tidak hanya memperoleh contoh olahan, tetapi juga pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi tumbuh kembang anak.
Salah satu peserta menyampaikan, bahwa inovasi ini memberikan alternatif baru dalam menyiapkan makanan anak.
“Anak-anak biasanya pilih-pilih makanan, tapi kalau dibuat seperti ini jadi lebih tertarik untuk makan,” ujarnya.
Ketua kelompok KKN, Baiq Inges Mustika Suci menjelaskan, bahwa pendekatan ini dipilih agar solusi yang diberikan dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.
“Kami mencoba menghadirkan pilihan yang sederhana, praktis, dan sesuai dengan kebiasaan anak, sehingga ibu-ibu tidak lagi bingung dalam memberikan camilan sehat,” jelasnya.
Nutriball Kids dapat dikonsumsi oleh anak usia di atas 1 tahun dengan tekstur yang lembut dan mudah dikunyah, sehingga tetap aman dan sesuai dengan kebutuhan anak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai alternatif makanan sehat, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting secara bertahap di tingkat keluarga. (red)





0Komentar