Mataram, (postkotantb.com) — Ketua Garda Satu NTB Abdul Hakim, menyerukan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Nusa Tenggara Barat.
Dalam pernyataannya, Abdul Hakim menegaskan, bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Stabilitas keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami sangat berharap koordinasi antara masyarakat dan kepolisian terus diperkuat,” tegasnya pada Senin, (06/04/026) melalui rilis resminya kepada media ini.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan lebih responsif terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing dan mengawasi program - program pemerintah namun dengan jalur yang sesuai dengan peraturan undang undang sehingga tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang dapat mengganggu stabilitas kemanan di wilayah.
Jika ditemukan tanda-tanda atau situasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwajib terdekat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Menurutnya, langkah preventif melalui pelaporan dini menjadi kunci dalam mencegah eskalasi konflik atau gangguan keamanan yang lebih besar.
Selain itu, Abdul Hakim juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
“Perlu kedewasaan bersama dalam menyikapi informasi. Jangan sampai hoaks memecah persatuan dan mengganggu ketentraman yang sudah terjaga,” ujarnya.
Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan aparat kepolisian, situasi keamanan di NTB akan tetap kondusif dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. (red)


0Komentar