Mataram, (postkotantb.com) – Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menerima audiensi sekaligus kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) wilayah NTB di ruang kerjanya gubernur pada Kamis, 30 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam hal ini Pemuda NW Wilayah NTB untuk mengakselerasi dan mensukseskan program "Desa Berdaya" melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif yang digerakkan oleh anak muda.

Sosok yang akrab disapa Miq Iqbal mengajak Pemuda NW NTB untuk terlibat aktif dalam mensukseskan program-program pemerintah. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran vital sebagai motor penggerak di lapangan.


"Peran organisasi kemasyarakatan, dalam hal ini Pemuda NW NTB, menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, baik yang ada di wilayah perdesaan maupun perkotaan," ajak Miq Iqbal.

Miq Iqbal memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB saat ini tengah menggencarkan program unggulan bertajuk "Desa Berdaya". Program ini dirancang untuk mendorong desa agar mampu mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.

"Desa Berdaya didorong untuk memanfaatkan potensi yang ada sehingga harapan ke depannya dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah perdesaan secara signifikan," tambahnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Pemuda NW NTB, Hasanah Efendi, menyatakan komitmen penuh organisasinya untuk mendukung dan mengawal berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi NTB. Ia menilai ada keselarasan visi yang kuat antara program kerja Pemuda NW dengan arah pembangunan provinsi.

"Ini sangat selaras dengan program Pemuda NW dan program yang ada di pemerintahan provinsi NTB saat ini," ungkap Hasanah.

Ia memaparkan bahwa saat ini kader-kader Pemuda NW sudah banyak yang terjun langsung dalam penguatan ekonomi kreatif. Ragam unit usaha yang dijalankan mulai dari pengelolaan kedai kopi modern, pengembangan ekosistem digital, industri desain grafis, hingga berbagai subsektor ekonomi kreatif lainnya.


Selain fokus pada ekonomi, Hasanah juga mengungkapkan kontribusi besar Pemuda NW di bidang sumber daya manusia. Banyak kader yang telah mengembangkan yayasan pendidikan secara mandiri, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang Menengah Atas.

Hasanah menegaskan sinergi antara visi teknokratis pemerintah dan basis massa kepemudaan NW diharapkan dapat membawa perubahan nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan di NTB. (red)