![]() |
| Junaidi Ketua Perkumpulan Tani Merdeka Kabupaten Sumbawa, Foto Istimewa |
Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Perkumpulan Tani Merdeka Indonesia (TMI) menegaskan komitmennya sebagai organisasi yang berperan aktif dalam mendukung kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Sumbawa. Melalui berbagai program pemberdayaan, perlindungan, serta penyaluran aspirasi masyarakat, TMI hadir sebagai wadah perjuangan petani dan nelayan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Wilayah Kabupaten Sumbawa, Junaidi, yang disampaikan melalui Safrudin selaku OKK (Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan), pada Selasa (07/04/2026) di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia, Gang Mangga 1 No. 31, Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh anggota TMI yang akrab disapa Om Robert.
Dalam paparannya, Junaidi menjelaskan bahwa TMI tidak hanya berperan dalam advokasi, tetapi juga dalam pembinaan dan pemberdayaan yang berkelanjutan bagi petani dan nelayan.
“TMI dibentuk untuk memberikan perlindungan, pembinaan, dan pemberdayaan kepada petani dan nelayan. Selain itu, kami juga berperan dalam menampung, menganalisis, dan menyalurkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa TMI juga memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, kebijakan, serta edukasi di bidang pertanian dan perikanan kepada masyarakat luas.
Peningkatan kapasitas petani dan nelayan terus didorong melalui penerapan teknologi tepat guna dan modern, mulai dari proses produksi hingga pengelolaan usaha yang berkelanjutan.
“Kami mendorong peningkatan kapasitas petani dan nelayan melalui penerapan teknologi modern dengan tetap memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Junaidi juga menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi dalam menjalankan fungsi organisasi sebagai kunci dalam membangun kepercayaan publik.
Selain itu, sejumlah program dan kegiatan TMI saat ini telah dan sedang berjalan dengan tetap mengedepankan koordinasi lintas sektor bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Setiap kegiatan yang kami jalankan selalu mengutamakan koordinasi lintas sektor, khususnya dengan OPD terkait, demi kelancaran dan efektivitas pelaksanaan program,” tegasnya.
Struktur Organisasi TMI Tingkat DPD Sumbawa
Untuk memperkuat peran organisasi di daerah, TMI telah membentuk struktur kepengurusan dengan komposisi sebagai berikut:
Penasehat:
Bupati / Wakil Bupati
Pengurus Inti:
Ketua: Junaidi
Sekretaris
OKK: Safrudin
Bendahara
Wakil Ketua Bidang:
Bidang Hubungan Antar Lembaga
Bidang Politik
Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum
Bidang Kelautan dan Perikanan
Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan
Bidang Perkebunan, Kehutanan, Tanaman Pangan dan Hortikultura
Bidang Penelitian dan Pengembangan
Bidang Sarana dan Prasarana serta Investasi
Bidang Sosial dan Mitigasi Bencana
Bidang SATGAS
Bidang Pemberdayaan Perempuan
Bidang Pertanian
Sementara itu, Om Robert menambahkan bahwa TMI diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat.
“Melalui TMI, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara petani, nelayan, dan pemerintah, sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan bersama secara efektif,” ujarnya.
TMI juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan setiap program berjalan optimal dan berkelanjutan.
Dengan struktur organisasi yang solid dan fungsi yang komprehensif, TMI diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendorong pembangunan sektor pertanian dan perikanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Kabupaten Sumbawa.
Pewarta: Syaiful Marjan






0Komentar