Lombok Utara, (postkotantb.com) - Keluarga Buddhis Theravāda Indonesia (KBTI) Kabupaten Lombok Utara  menggelar kegiatan pengambilan Tirta Paritta Waisak di Sumur Pawang Buani, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Minggu (24/5). Kegiatan sakral tersebut merupakan agenda rutin tahunan umat Buddha menjelang perayaan Trisuci Waisak, dan diikuti ratusan umat dari berbagai vihara di Kabupaten Lombok Utara.

Ketua panitia, Surdisnto, AMD,.Kes, dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan pengambilan Tirta Paritta Waisak ini dihadiri oleh Anggota Sangha Theravada Indonesia (STI) Bhikkhu Upasilo Thera dan Samanera Hirirato. Kehadiran anggota Sangha memberikan suasana khidmat sekaligus menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha yang mengikuti rangkaian acara tersebut. Prosesi diawali dengan membawa sarana puja yang diiringi gamelan atau kesenian tradisional dari Balai Banjar Pemaru Dusun Buani menuju lokasi kegiatan.


Arak-arakan budaya dan religi tersebut menempuh jarak kurang lebih 300 meter dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan serta nuansa kebersamaan masyarakat setempat. Setibanya di lokasi Sumur Pawang Buani, umat Buddha langsung melaksanakan persiapan Puja Bakti yang dipimpin oleh Romo Pandita. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan meditasi bersama dan pelaksanaan Dana Paramitta sebagai bentuk penguatan spiritual serta praktik kebajikan umat Buddha menjelang Hari Raya Waisak.

Berikut Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, Arayadi Satiawira,SH dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga kesakralan alam dan kelestarian sumber mata air, yang selama ini menjadi bagian penting dalam tradisi umat Buddha di Lombok Utara. Ia juga mengajak umat untuk terus menjaga harmoni antara kehidupan spiritual dan pelestarian lingkungan. Sementara itu, Ketua KBTI Kabupaten Lombok Utara dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Dukungan dari masyarakat, tokoh agama, pemerintah, serta para umat dinilai menjadi kunci sukses dan lancarnya pelaksanaan acara tahunan tersebut. Pada akhir kegiatan, KBTI Lombok Utara membagikan Tirta yang telah disiapkan kepada Karakasabha masing-masing vihara.

Tirta Paritta tersebut nantinya akan digunakan pada peringatan Trisuci Waisak 2570 BE Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada Minggu, 31 Mei 2025, di vihara masing-masing sebagai sarana pemberkahan (blessing) bagi umat Buddha.


Pengambilan Tirta Paritta Waisak di Sumur Mata Air Pawang Buani yang berlokasi di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, telah menjadi tradisi rutin umat Buddha setiap tahun. Sumur mata air tersebut disakralkan oleh umat Buddha di Kabupaten Lombok Utara karena diyakini memiliki nilai spiritual dan menjadi simbol kesucian dalam rangkaian perayaan Hari Raya Waisak.

Pewarta: Jaharuddin. (@ng)