Bandung, (postkotantb.com) - Lalu Rahman Bani Suyada putra asal Lombok Tengah menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Seminar Nasional Bertajuk World Peace Forum 2026, yang diselenggarakan oleh IDE (Institute Democracy and Education) di Masjid Al-Jabbar, Bandung pada Minggu (17/05/2026).
Diketahui,forum tersebut dihadiri oleh berbagai Tokoh Nasional,Akademisi, Profesional,Tokoh publik, hingga mahasiswa yang berasal dari berbagai Daerah di Indonesia.Turut hadir Kang Gugun selaku Staf Khusus Kementerian Agama Republik Indonesia sekaligus pendiri IDE Indonesia,serta segenap kalangan lainnua yang memiliki perhatian terhadap isu perdamaian, pendidikan, dan pengembangan generasi muda.
Lalu Rahman Bani Suyada sendiri hadir atas undangan langsung dari Chairman IDE Indonesia, Kang Nata. Dalam sesi diskusi,Lalu Rahman membawakan materi mengenai peluang bagi generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke luar Negeri. Dikesempatan emas itu,ia sekaligus mendorong anak muda agar memiliki keberanian, visi global, dan kesiapan dalam menghadapi persaingan internasional.
"Sekarang akses untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri semakin terbuka,banyak Negara,Universitas, maupun Lembaga Internasional menyediakan berbagai program beasiswa, pertukaran pelajar, short course, hingga fully funded scholarship,"paparnya.
Yang terpenting,menurut Lalu Rahman adalah bagaimana anak muda mulai meningkatkan kualitas diri,kemampuan bahasa asing,kepemimpinan,pengalaman organisasi,serta aktif mencari informasi dan peluang.
Disesi tanya jawab yang penuh suasana interaktif dan engaging.Banyak peserta, khususnya dari kalangan mahasiswa dan pelajar, aktif bertanya mengenai persiapan beasiswa, tantangan studi di luar negeri, hingga tips membangun personal branding dan leadership untuk menghadapi persaingan global.
Dengan memberi jawaban dan pandangan yang relevan,Tanggapan peserta terhadap materi yang disampaikan Lalu Rahman sangat memuaskan. Antusiasme peserta terlihat dari perhatian mereka selama sesi berlangsung, terutama ketika membahas peluang dan akses beasiswa pendidikan ke luar negeri bagi generasi muda Indonesia.
Selain saya, terdapat beberapa narasumber lain yang juga membawakan materi seputar beasiswa internasional, pengalaman studi di luar negeri, serta pengembangan kapasitas anak muda di tingkat global. Hal ini membuat forum menjadi lebih kaya dengan berbagai perspektif dan pengalaman.
Diharapkan,melalui forum yang mengajak peserta untuk together in peace,together in harmony itu, melahirkan semakin banyak pemuda Indonesia yang terdorong untuk mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan internasional, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui pendidikan dan kolaborasi global.
"Dunia semakin kompetitif dan terus hadirkan persaingan yang semakin kompleks,dari itu kita mesti punya bekal kapasitas diri yang mempuni,perluas wawasan internasional,dan terpenting ikut berkontribusi membangun Bangsa," tandasnya.(Irsyad)





0Komentar