Lombok Barat, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Barat resmi melepas keberangkatan 66 Calon Jamaah Haji (CJH) yang tergabung dalam Kloter 15 Campuran Embarkasi Lombok. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, Sabtu, (09/05/2026).

Acara tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat, unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua , para asisten, kepala OPD, camat, jajaran Kemenag dan Kemenhaj Lombok Barat, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lombok Barat, H. Suparlan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kloter 15 merupakan kloter terakhir dari Embarkasi Lombok yang diberangkatkan menuju Makkah pada gelombang kedua musim haji tahun 2026 ini.

“Awalnya jumlah jamaah sebanyak 65 orang, namun ada satu jamaah yang sebelumnya tertinggal karena dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah, beliau sudah sehat dan hari ini dapat diberangkatkan bersama Kloter 15,” ujarnya.

Ia mengungkapkan antusiasme jamaah haji asal Lombok Barat sangat tinggi. Jamaah yang dijadwalkan hadir pukul 08.00 WITA bahkan telah datang sejak pukul 03.00 WITA untuk mengikuti prosesi pelepasan.

“Masya Allah, luar biasa semangat jamaah kita,” katanya.


H.Suparlan juga menyampaikan perkembangan jamaah dari kloter sebelumnya. Jamaah Kloter 3 yang lebih dahulu tiba di Madinah kini telah berada di Makkah dalam kondisi sehat dan lancar menjalankan ibadah. Sementara jamaah Kloter 8 dijadwalkan berangkat dari Madinah menuju Makkah pada pukul 17.30 waktu setempat.

Terkait kondisi kesehatan jamaah, ia menyebut terdapat satu jamaah yang tengah menjalani penanganan medis di Rumah Sakit King Abdul Aziz karena mengalami pembengkakan pada kaki.

“Mudah-mudahan segera pulih dan dapat kembali bergabung dengan rombongan,” jelasnya.

Selain itu, terdapat satu jamaah asal Lombok Barat yang diberangkatkan bersama Kloter 10 dan bergabung dengan jamaah Lombok Tengah karena terpisah dengan suaminya. Namun, pihak penyelenggara telah menyiapkan proses administrasi perpindahan kloter atau tanazzul agar pasangan tersebut dapat kembali bersama setelah tiba di Makkah.

“Insya Allah setelah sampai di Makkah akan disatukan kembali dengan suaminya,” tambahnya.

H. Suparlan menegaskan seluruh kuota jamaah haji Lombok Barat tahun 2026 sebanyak 844 orang terisi penuh dan seluruhnya berhasil diberangkatkan.

“Alhamdulillah, tidak ada satu pun jamaah yang batal berangkat. Semua kuota sebanyak 844 calon jamaah haji Lombok Barat terisi dan berangkat seluruhnya,” tegasnya.

Ia juga mengimbau jamaah, baik yang masih berada di Lombok maupun yang telah tiba di Tanah Suci, agar menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah haji. Jamaah diminta tidak memforsir tenaga menjelang puncak ibadah haji, termasuk saat pelaksanaan wukuf.

“Tenaga harus disimpan untuk puncak haji. Jamaah juga diimbau tidak melakukan perjalanan atau tur ke luar kawasan Makkah karena cuaca saat ini cukup ekstrem,” katanya.

Menurut laporan terbaru, suhu di Madinah mencapai 41 derajat Celsius, meningkat signifikan dibanding hari-hari sebelumnya yang berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius. Karena itu, jamaah diminta menggunakan alat pelindung diri seperti payung, masker, dan kacamata untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi.

Di akhir keterangannya, H. Suparlan berharap seluruh jamaah haji asal Lombok Barat dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah atas kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan Allah SWT yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menunaikannya.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan kesiapan matang. Kami mengimbau jamaah untuk tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah secara berlebihan, tetapi fokus pada rukun dan wajib haji,” pesannya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, dan saling membantu antarjamaah, terutama bagi jamaah yang dalam kondisi kurang sehat. Ia berharap seluruh jamaah dapat menjadi duta daerah yang menunjukkan sikap kebersamaan dan kedisiplinan selama berada di Tanah Suci.


Di akhir sambutannya, Bupati Lombok Barat secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji Kloter 15 dengan ucapan:

“Bismillahirrahmanirrahim.”

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama serta salam-salaman antara para jamaah dengan jajaran pemerintah dan keluarga yang hadir, menambah suasana haru dan penuh harapan dalam mengantar tamu Allah menuju Tanah Suci.

“Semoga seluruh jamaah mendapatkan haji yang mabrur,” tutupnya.

Pewarta: Ramli