Mataram, (postkotantb.com) – Komitmen mewujudkan personel Polri yang profesional, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba terus diperkuat oleh Polda NTB. Salah satu langkah nyata dilakukan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTB dengan menggelar penandatanganan pakta integritas bagi seluruh personelnya, Jumat (06/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Biddokkes Polda NTB tersebut dipimpin langsung oleh Kabiddokkes Polda NTB Kombes Pol. I Komang Tresna dan diikuti seluruh personel sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, pelanggaran disiplin, serta pelanggaran kode etik profesi Polri.


Dalam arahannya, Kombes Pol. dr. I Komang Tresna menegaskan bahwa integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Menurutnya, setiap personel wajib menjaga nama baik institusi dengan mematuhi seluruh aturan yang berlaku serta menjauhkan diri dari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra Polri.

“Saya berharap kepada seluruh personel agar menjauhi lingkungan dan pergaulan yang berpotensi menjerumuskan pada penyalahgunaan narkotika. Selain itu, mari saling mengingatkan antar rekan kerja untuk tetap berada di jalur yang benar,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri.


Menurutnya, pelanggaran sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Pelanggaran sekecil apa pun, termasuk pelanggaran disiplin sehari-hari, dapat memberikan dampak negatif terhadap kinerja organisasi dan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujarnya.

Melalui penandatanganan pakta integritas tersebut, seluruh personel Biddokkes Polda NTB diharapkan tidak hanya menandatangani dokumen secara administratif, tetapi juga menanamkan komitmen yang lahir dari hati nurani untuk menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi.


Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda NTB dalam membangun budaya kerja yang bersih, disiplin, dan profesional guna mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta semakin dipercaya masyarakat. (red)