Lombok Barat, (postkotantb.com) - Sebuah rumah milik warga di Dusun Awang Madia, Desa Giri Madia, Kecamatan Lingsar, Rabu (03/6/2026) sore, hangus dilalap api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti bersama personel piket langsung menuju lokasi, usai menerima laporan dari warga. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan tindakan pertama dengan mengamankan area, serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lombok Barat dan instansi terkait.

"Kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat. Fokus utama kami memastikan keselamatan warga, mengamankan TKP, serta membantu proses penanganan kebakaran hingga selesai," ujar AKP Wiwin Widarti.


Rumah yang terbakar diketahui milik pasangan I Wayan Sudada dan Ni Ketut Kendri. Saat kebakaran terjadi pemilik rumah tidak berada di lokasi, sehingga kobaran api baru diketahui setelah saksi melihat asap dan api membesar dari bangunan tersebut.

Teriakan warga yang meminta pertolongan membuat masyarakat sekitar berdatangan, untuk melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya, sambil berupaya menyelamatkan barang yang masih bisa dievakuasi.

Sekitar pukul 17.30 Wita, tim dari Damkar Kabupaten Lombok Barat tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman menyeluruh. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 17.44 Wita.

Selain melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi, Polsek Lingsar juga berkoordinasi dengan pihak PLN, untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi demi menghindari risiko lanjutan. Petugas turut menghubungi Puskesmas Sigerongan, guna memberikan pendampingan kepada korban yang mengalami trauma pascakejadian.


"Kami juga mengupayakan langkah-langkah pendampingan terhadap korban, agar bisa segera pulih dari dampak peristiwa ini," kata AKP Wiwin.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari korsleting listrik. Dugaan tersebut menguat setelah tidak ditemukan suara ledakan maupun tanda-tanda lain, yang mengarah pada sumber api berbeda.

AKP Wiwin Widarti juga mengingatkan masyarakat, agar lebih waspada terhadap berbagai sumber pemicu kebakaran di lingkungan rumah.

"Kami mengimbau warga rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan kabel yang sudah rusak, serta memperhatikan kompor, bara api, puntung rokok, obat nyamuk bakar, dupa, dan benda lain yang berpotensi memicu kebakaran," tutupnya.

Kepala Desa Giri Madia Samiudin, mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian, petugas damkar, dan warga yang bahu membahu membantu korban.


"Kami berterima kasih kepada Polsek Lingsar, Damkar, dan seluruh masyarakat yang cepat membantu saat kejadian. Kebersamaan seperti ini, sangat berarti bagi warga yang sedang tertimpa musibah," ujar Samiudin.

Hingga proses penanganan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Personel Polsek Lingsar masih melakukan pemantauan, guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul. (red)