Target Retribusi Parkir Lombok Barat 2026 Tembus Rp3,439 Miliar, PAD dari Dermaga Senggigi Jadi Andalan
Kadarusman, ST
Kepala Bidang Keterminalan dan Perparkiran Dinas Perhubungan Lombok Barat. Foto Istimewa

Lombok Barat, (postkotantb.com) — Dinas Perhubungan Lobar menargetkan retribusi parkir tahun 2026 sebesar Rp3,439 miliar. Angka ini naik Rp300 jutaan dari target 2025. Dermaga Senggigi dan 11 trip kapal cepat jadi penyumbang PAD terbesar.

Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat menggenjot target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tahun 2026. Targetnya naik menjadi Rp3,439 miliar, dari sebelumnya Rp3,07 miliar di tahun 2025.

Kepala Bidang Keterminalan dan Perparkiran Dishub Lobar, Kadarusman, ST, menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Senin (22/06/2026).

"Dari sektor PAD target kita naik dari tahun 2025 kisaran Rp3,03 miliar jadi Rp3,439 miliar, selisih 300 jutaan lah," ungkap Kadarusman.

*Realisasi Mei 2026 Sudah 39%*  
Sampai akhir Mei 2026, realisasi PAD retribusi parkir sudah mencapai Rp1,19 miliar atau hampir 39% dari target. Dishub optimis target Bupati bisa tercapai akhir tahun.

Penyumbang terbesar saat ini datang dari Dermaga Senggigi. Pendapatan pelabuhan dari parkir kapal cepat melonjak karena jumlah trip naik drastis. Tahun 2025 hanya 2 trip pagi-sore, sementara 2026 sudah 11 trip per hari. Penumpang penuh atau tidak, kapal tetap masuk sehingga retribusi jalan terus.

*Parkir Kendaraan Bermotor Turun Tipis*  
Untuk retribusi parkir kendaraan bermotor, Kadarusman mengakui ada penurunan tipis. Mei 2025 serapannya 30,41%, Mei 2026 jadi 30,36%. Selisihnya cuma 0,05% atau sekitar Rp16 juta.

"Kendala penurunan terdeteksi dari pihak Indomaret yang belum setor sampai Mei, ada sekitar 18 Indomaret," tambahnya.

322 Jukir, Lokasi Baru di CFD & CFN Penas 

Jumlah juru parkir resmi se-Lombok Barat saat ini 322 orang. Setoran bervariasi sesuai lokasi. Tahun ini hanya bertambah 3-4 jukir.

Lokasi retribusi yang sudah berjalan: tepi jalan umum, parkir khusus Pasar Kediri, Terminal Segenter, dan Kantor Dukcapil. Terbaru ditambah parkir khusus di Car Free Night dan Car Free Day Penas.

"Di CFN dan CFD kita bisa peroleh Rp3 sampai Rp4 juta per minggu. Kami ingin ke depan bisa terus garap wilayah se-Lobar karena potensinya sangat besar," tegasnya.

Dishub juga akan inventarisir ulang dan survei titik-titik potensial baru untuk menambah PAD parkir. (Ire/Lie)