30 Pengurus dari NTB dan Lombok akan digembleng bersama 25.000 anggota BPD se- Indonesia
Jawa Barat, (postkotantb.com) - Sebanyak 30 orang perwakilan Pengurus Persatuan Anggota Badan Permusyarawatan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi NTB dan Kabupaten se-Pulau Lombok berangkat ke Purwakarta Jawa Barat pada Rabu (09/07/2026).
Diketahui,keberangkatan rombongan tersebut dalam rangka menghadiri Pelantikan Ketua Umum PABPDSI Nasional Fery Hamzah,ST.,M.Sc pada Sabtu (11/07/ 2026).Pelantikan dijadwalkan dipimpin langsung oleh Bapak Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H. selaku Ketua Dewan Pembina DPP PABPDSI Pusat yang juga menjabat Kepala Staf Kepersidenan Republik Indonesia.
Demikian keterangan Wakil Ketua PABPDSI NTB Lalu Mustajab Aziz,SH Jum'at (10/07/2026) kepada media ini.
Ia menginformasikan,selain ikuti pelantikan,25.000 anggota BPD seluruh Indonesia sekalian akan digodok dalam Retreat Nasional BPD 2026 yang merupakan program kemitraan strategis PABPDSI dan TNI AD. Guna memperkuat sinergitas membangun Desa,memperkuat Bangsa,dan menjaga Negara.
"Selain pelantikan,kami juga langsung akan di Reatret oleh TNI AD dibawah komando KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak," terang Mustajab.
Dijelaskan,Reatret dimaksudkan guna mendukung instruksi Presiden Republik Indonesia dalam menumbuhkan dan memperkuat wawasan kebangsaan,jiwa kepemimpinan dan Bela Negara mempertegas filosofi Berdesa, Berbangsa, dan Bernegara.
Ditanya soal peranan penting BPD pada aktualisasinya,Lalu Mustajab meneguhkan BPD miliki posisi sentral.Melaksanakan fungsi dan tugas berdasarkan Per Mendagri 110 Legeslasi pengawasan atas kinerja Pemerintah Desa,menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.
Namun,diakui,sejauh pengamatannya berbagai persoalan di kalangan masyarakat masih banyak catatan yang jadi pekerjaan rumah sekaligus tantangan.
Di pemerintahan Desa kerap terjadi ketidak merataan pembangunan di setiap dusun,keberadaan Dana Desa maupun ADD tidak sepenuhnya bisa mencover aspirasi atau keinginan dan harapan masyarakat.
"Biasanya penilian kita mengacu pada visi misi kepala desa selama masa jabatannya,tapi kebanyakan belum tuntas secara merata," ungkapnya.
Sehingga kedepan,BPD sebagai wakil masyarakat Desa akan berbuat lebih maksimal dan totalitas dalam mengawasi hal-hal yang bersinggungan dengan masyarakat agar semua program tepat sasaran dan berkeadilan.
"Pasca pelantikan dan reatret,kami akan disiapkan pembekalan untuk ikut terlibat dalam pengawasan program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto seperti pengawasan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,MBG dan BNN," Tandasnya.
Pewarta: Lalu Irsyad


0Komentar