Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melantik 41 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Jumat (21/8/2026). Pelantikan berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa.

Dari total 41 pejabat yang diambil sumpahnya, rinciannya terdiri dari 3 Pejabat Pengawas, 21 Pejabat Fungsional, dan 17 Kepala Unit Pelaksana Teknis UPT Puskesmas.

Bupati H. Jarot menegaskan pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ini bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, profesionalisme aparatur, dan kualitas pelayanan publik.

"Pelantikan ini adalah amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab," ujar Bupati.

17 Kepala Puskesmas Baru Dilantik

Sejumlah Kepala UPT Puskesmas mendapat penugasan baru. Di antaranya: 
- Diah Rosanty, S.Kep.Ns., M.Kep., Ns.Sp.Kep.Kom. sebagai Kepala UPT Puskesmas Moyo Utara
- Ns. Dedi Zulkarnain,S.Kep.,M.M.Inov. sebagai Kepala UPT Puskesmas Lape  
- Edi Yulianto,S.KM. sebagai Kepala UPT Puskesmas Labangka
- dr. Ronny Agung Nugroho sebagai Kepala UPT Puskesmas Alas Barat
- dr. Silvia Estuarina sebagai Kepala UPT Puskesmas Labuhan Badas Unit I
- Sriharyani, S.Kep. Ns sebagai Kepala UPT Puskesmas Labuhan Badas Unit II
- Ni Komang Artini Aristyawati, SKM., MPH sebagai Kepala UPT Puskesmas Sumbawa Unit I
- Ratnawati, SKM sebagai Kepala UPT Puskesmas Moyo Hilir
- Siti Gaibul Gaibi, S.Kep., Ns sebagai Kepala UPT Puskesmas Orong Telu
- Rusli Sarif, S.KM sebagai Kepala UPT Puskesmas Plampang
- drg. Nadiya Prihantini Usmani Putri sebagai Kepala UPT Puskesmas Empang
- Endang Eriparida, SKM sebagai Kepala UPT Puskesmas Tarano
- Kurniawati, S.Tr.Gz., SKM sebagai Kepala UPT Puskesmas Batulanteh
- Julyanti, A.Md.Keb sebagai Kepala UPT Puskesmas Lenangguar
- Sunaryo, A.Md.Kep sebagai Kepala UPT Puskesmas Lunyuk
- Sri Kusmini, S.KM sebagai Kepala UPT Puskesmas Lantung
- Trismawati, A.Md.Kepsebagai Kepala UPT Puskesmas Ropang

Fokus: Puskesmas Turun ke Lapangan

Khusus kepada 17 Kepala Puskesmas, Bupati menekankan peran Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan yang paling dekat dengan masyarakat.

Dengan 26 Puskesmas di Sumbawa, H. Jarot meminta orientasi pelayanan tidak hanya kuratif saat masyarakat sakit. Yang lebih penting adalah promotif dan preventif.

"Puskesmas harus semakin aktif menjaga agar masyarakat tidak jatuh sakit," tegasnya.

Ia meminta para Kepala Puskesmas turun langsung ke lapangan, mengenali wilayah kerja, dan memahami persoalan masyarakat termasuk kelompok rentan. Program deteksi dini, pencegahan stunting, edukasi kesehatan, hingga pemanfaatan program pemeriksaan kesehatan gratis harus diperkuat.

"Keberhasilan Puskesmas tidak diukur dari banyaknya pasien yang dilayani, tetapi dari seberapa besar masalah kesehatan yang mampu dicegah sejak dini," kata Bupati.

Arahan untuk Pejabat Lain

Kepada para Kepala Tata Usaha, Bupati meminta penguatan tata kelola administrasi di bidang kepegawaian, keuangan, aset, data, dan pelaporan.

Sementara pejabat fungsional diminta terus meningkatkan kompetensi dan tidak berhenti belajar, mengingat perkembangan teknologi dan pola penyakit yang terus berubah.

Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat agar tidak takut mendengar keluhan masyarakat. Menurutnya, keluhan adalah bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.

Ia meminta jajaran pemerintah daerah terbuka terhadap masukan dan terus menyederhanakan pelayanan sepanjang sesuai peraturan perundang-undangan.

Bupati berharap momentum pelantikan ini memperkuat soliditas aparatur dan mendorong seluruh perangkat daerah bekerja lebih dekat dengan masyarakat serta berorientasi pada hasil nyata bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa. (Jhey)