Puluhan kader turun langsung jaga ikon wisata Lombok Barat jelang HUT ke-81 RI


Lombok Barat, (postkotantb.com)  — Puluhan kader dan pengurus DPC Partai Demokrat Lombok Barat turun ke kawasan wisata Pantai Senggigi untuk memungut sampah, Jumat (28/8/2026). Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional “Langit Biru Indonesia Asri” yang digagas Partai Demokrat.

Kegiatan dipimpin langsung Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Barat, Muhammad Zain Darmat. Turut hadir jajaran pengurus, kader, simpatisan, serta anggota DPRD Lombok Barat Fraksi Demokrat seperti *Haris Karnain, Deni Asmawi, dan Robihatul Khairiyah*. Mereka membaur bersama masyarakat membersihkan sampah di sepanjang pesisir Senggigi.

Aksi Nyata, Bukan Seremonial


Zain menegaskan pembersihan pantai ini adalah tindak lanjut instruksi nasional Partai Demokrat yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

“Program agenda kita adalah pembersihan pantai. Ini bagian dari gerakan peduli lingkungan Partai Demokrat,” ujar Zain di sela kegiatan.

Menurutnya, meski terlihat sederhana, aksi ini bertujuan membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

“Senggigi adalah salah satu kawasan wisata unggulan Lombok Barat dan menjadi wajah pariwisata daerah. Kita ingin kegiatan ini memberi manfaat nyata,” katanya.

Hal senada disampaikan Bendahara DPD sekaligus Ketua Perempuan Demokrat Indonesia, Bq. Indraningsih. Ia menekankan “Langit Biru Indonesia Asri” tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

“Ini gerakan nasional yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Harus diterjemahkan dalam kegiatan nyata yang menyentuh langsung masyarakat,” jelas Indra.


Ia berharap gerakan ini berkelanjutan dan dimulai dari hal terkecil.  
“Kebersihan kawasan wisata tidak bisa hanya dibebankan ke pemerintah. Masyarakat, pelaku usaha, wisatawan, komunitas, semua harus ambil bagian. Apalagi ini ikon pariwisata Lombok Barat,” tegasnya.

Setiap Daerah, Aksi Berbeda

Zain menjelaskan, bentuk kegiatan “Langit Biru Indonesia Asri” disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Tidak harus selalu bersih pantai.

“Di Dompu misalnya, mereka kerja bakti membersihkan masjid, TPU, sampai pengecatan. Untuk Lombok Barat kami pilih Senggigi karena nilai strategisnya sebagai destinasi wisata,” ungkapnya.

Pemilihan Jumat terakhir Agustus juga dikaitkan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.  
“Program ini sudah dilaunching sebulan lalu. Kami pilih momentum ini agar selain dapat Jumat berkah, juga bisa memotivasi gerakan lanjutan,” tambah Zain.

Konsisten Bersama Rakyat

Di usia ke-25 tahun Partai Demokrat, Zain berharap seluruh kader tetap solid dalam menjalankan agenda organisasi dan kegiatan sosial.

“Apa pun yang terjadi, konsolidasi kita tetap berjalan,” pungkasnya.

Anggota DPRD Lombok Barat Fraksi Demokrat, Robihatul Khairiyah, menambahkan aksi ini juga bentuk penguatan hubungan Demokrat dengan masyarakat.

“Memasuki usia ke-25, Demokrat ingin memberi dampak langsung. Melalui Gerakan Langit Biru, kami mengajak kader dan warga menjaga keasrian lingkungan, dimulai dari ikon wisata Pantai Batu Bolong. Demokrat akan terus konsisten berkoalisi dengan rakyat dan lingkungan,” ujarnya.


Aksi di Senggigi diharapkan menjadi awal. Para kader ingin menularkan pesan bahwa menjaga lingkungan adalah gerakan bersama. 

Bagi Lombok Barat, Senggigi yang bersih bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut kenyamanan wisatawan, keberlanjutan pariwisata, dan citra daerah sebagai tujuan wisata unggulan di NTB. (Ramli Jamak)