Sumbawa Barat, (postkotantb.com) — Menjelang Pemilihan Kepala Desa Serentak 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Pembekalan Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Desa.
Kegiatan berlangsung di Lantai III Kantor Setda Sumbawa Barat, Selasa 28 Juli 2026. Pembekalan diikuti Ketua dan Anggota Panitia Pilkades dari 21 desa yang akan menggelar Pilkades di KSB tahun ini.
Acara dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat drh. Hairul, M.M. Hadir pula Kepala DPMD KSB H. Abdul Hamid,S.Pd.,M.Pd, para Camat se-KSB, serta Forkopimcam yang diharapkan mendukung kelancaran proses di tingkat desa.
3 Prinsip Utama Wajib Dijunjung Panitia
Dalam sambutannya, Sekda drh. Hairul menekankan 3 prinsip utama yang harus dipegang teguh panitia di setiap tahapan: Luber dan Jurdil, Netral, dan Transparan.
“Panitia harus menjunjung tinggi prinsip Luber dan Jurdil, Netral, dan Transparan. Suksesnya Pilkades ada di tangan bapak ibu sekalian. Jangan sampai ada konflik di desa karena kesalahan teknis,” tegas Sekda di hadapan peserta.
Ia juga mengingatkan panitia agar memahami regulasi dan tahapan Pilkades dengan baik. Panitia diminta bersikap adil kepada seluruh bakal calon, tidak memihak, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan.
DPMD: Samakan Persepsi Demi Pilkades Aman dan Demokratis
Kepala DPMD KSB H. Abdul Hamid menyampaikan pembekalan ini bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman panitia.
“Dengan bekal ini, diharapkan pelaksanaan Pilkades di 21 desa dapat berjalan aman, tertib, dan demokratis,” ujarnya.
Camat Diminta Perkuat Pendampingan dan Koordinasi
Di akhir kegiatan, Sekda meminta para Camat aktif melakukan pendampingan dan pengawasan di wilayahnya. Koordinasi dengan TNI, Polri, dan tokoh masyarakat juga harus diperkuat.
“Pilkades Serentak 2026 di Sumbawa Barat harus benar-benar menjadi pesta demokrasi yang damai dan melahirkan pemimpin yang amanah,” tutupnya. (Amry)


0Komentar