Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Selama puluhan tahun, Kecamatan Batulanteh hidup berdampingan dengan lumpur dan debu. Menghasilkan pangan, tapi kesulitan membawa hasil keluar kampung. Kini, ketika akses jalan lintas Batudulang Tepal mulai mendapat perhatian, warga menyebutnya sebagai terbukanya jalan menuju kesejahteraan.
Mutiara yang Lama Terkubur
Batulanteh bukan wilayah biasa. Kawasan ini adalah salah satu lumbung pertanian dan perkebunan penting bagi Kabupaten Sumbawa.
Namun potensi besar itu lama seperti mutiara yang terkubur. Akses jalan yang buruk membuat biaya tinggi, hasil pertanian kehilangan nilai, dan warga harus bertaruh tenaga setiap kali mengangkut komoditas.
"Membangun jalan di sini bukan soal beton dan aspal. Ini soal urat nadi kehidupan," begitu keluh kesah yang bertahun-tahun terdengar dari petani, pedagang, hingga orang tua yang mengantar anak ke sekolah.
Apresiasi untuk Perhatian Bang Zul
Di masa kepemimpinan Dr. H. Zulkieflimansyah atau Bang Zul sebagai Gubernur NTB, pembangunan dan peningkatan jalan lintas Batudulang–Tepal mulai menjadi prioritas.
Bagi masyarakat yang sudah akrab dengan keterisolasian, itu bukan sekadar proyek. Itu harapan. Harapan hasil tani lebih mudah dipasarkan. Harapan biaya angkut ditekan. Harapan anak-anak tidak lagi terhambat ke sekolah dan warga lebih dekat ke layanan dasar.
Karena itu, ucapan terima kasih warga Batulanteh kepada Bang Zul bukan basa-basi politik. Itu suara tulus dari orang-orang yang akhirnya merasa diperhatikan.
Jangan Berhenti di Nostalgia
Apresiasi itu sekaligus menjadi titipan. Keberhasilan yang sudah dimulai harus dilanjutkan, disempurnakan, dan dijaga keberlanjutannya oleh pemerintahan hari ini dan berikutnya.
Warga Batulanteh tidak butuh janji yang datang menjelang pemilu. Mereka butuh jalan yang benar-benar bisa dilalui sepanjang tahun. Mereka butuh infrastruktur yang tidak mangkrak ketika kamera sudah padam.
Batulanteh adalah mutiara. Jangan biarkan kembali terkubur lumpur.
Terima kasih Bang Zul, atas perhatian terhadap akses masyarakat Batulanteh.
Kini PR itu ada di pundak pemerintah saat ini: jangan hanya meneruskan jalan yang sudah dibuka. Bukalah juga jalan menuju kesejahteraan yang lebih luas.
Karena bagi rakyat, jalan bukan hanya infrastruktur. Jalan adalah jalan keluar dari keterisolasian menuju kesejahteraan.
Sumbawa Besar, 29 Agustus 2026
Catatan Jurnalis: Irwanto Messa TribunTipikor.com.


0Komentar