Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Sumbawa atas inovasi pelayanan melalui program Adhyaksa Pendi Tode Ngineng, yang telah membantu ratusan anak memperoleh dokumen administrasi kependudukan.

Apresiasi tersebut disampaikan Wabup Ansori saat menghadiri kegiatan Adhyaksa Pendi Tode Ngineng yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf dan legal opinion di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Kejaksaan Negeri Sumbawa dalam menghadirkan pelayanan hukum dan administrasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.



Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Sumbawa, Suudi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program Adhyaksa Pendi Tode Ngineng hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh dokumen administrasi kependudukan.

Melalui program tersebut, anak-anak tidak mampu dan terlantar dibantu untuk mendapatkan dokumen administrasi yang menjadi bagian penting dalam mengakses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perlindungan sosial.
Hingga tahun 2026, program tersebut telah memberikan pelayanan kepada 125 anak dengan menghasilkan 133 produk administrasi kependudukan.

Tidak hanya itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) dan santunan kepada para penerima manfaat. Selain pelayanan bagi anak, Kejaksaan Negeri Sumbawa juga menyerahkan tujuh sertifikat tanah wakaf serta memberikan legal opinion kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H., dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Menurutnya, Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga terus mendorong langkah-langkah preventif melalui berbagai program edukasi hukum.

Salah satunya melalui kegiatan wisata hukum bagi pelajar tingkat SMP sebagai upaya memperkenalkan dan menanamkan pemahaman hukum sejak usia dini.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menilai inovasi dan kolaborasi yang dibangun Kejaksaan Negeri Sumbawa merupakan langkah positif dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Wabup, pembangunan daerah membutuhkan kerja sama seluruh unsur, termasuk pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum, agar pelayanan publik dan kesadaran hukum dapat terus berkembang.
“Semoga program ini membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kajari Sumbawa beserta jajaran atas sinergi dan kolaborasi yang telah dibangun,” ujar Wabup Ansori.


Pemerintah Kabupaten Sumbawa, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Kejaksaan Negeri Sumbawa diharapkan tidak hanya memperkuat kepastian hukum dan administrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan perlindungan. (Jhey)