Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si.


Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam penganggaran daerah. Namun, besarnya alokasi anggaran pendidikan dalam APBD tidak seluruhnya bisa digunakan untuk program-program spesifik.

Hal itu ditegaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si.

Menurut Dedy, postur anggaran pendidikan yang terlihat besar secara keseluruhan, didominasi oleh komponen belanja wajib dan mengikat.

“Secara keseluruhan, alokasi untuk pendidikan memang yang terbesar. Tetapi di sana banyak gaji dan belanja rutin yang sifatnya wajib dan mengikat,” jelas Dedy, saat dikonfirmasi terkait struktur alokasi anggaran pendidikan daerah, Senin (21/9).

Ia menjelaskan, belanja pegawai guru dan tenaga kependidikan serta belanja operasional rutin menjadi porsi terbesar, sehingga dana yang bersifat fleksibel untuk program pembangunan baru menjadi terbatas.

Meski demikian, Pemkab Sumbawa tetap memberikan perhatian pada kebutuhan operasional pendidikan di lapangan. Salah satunya dengan mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi sarana pendidikan yang berada di luar program rehabilitasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kebutuhan tersebut, kata Dedy, turut diakomodir dalam penyusunan APBD Perubahan.

“Untuk mendukung operasional, termasuk rehabilitasi yang di luar program yang sudah ada, tetap kita alokasikan. Itu juga ditambahkan dalam perubahan ini,” katanya.

Dedy menegaskan, publik perlu melihat struktur anggaran pendidikan secara utuh. Besarnya nominal tidak bisa diartikan seluruhnya sebagai dana bebas untuk program baru, karena sebagian besar telah memiliki peruntukan yang mengikat.

“Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Sumbawa berupaya menjaga keberlangsungan pelayanan pendidikan sekaligus menyesuaikan kebutuhan pembangunan dengan kemampuan fiskal daerah,” pungkasnya. (Jhey)