Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa sekaligus Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., menyatakan kesiapan dirinya untuk mengabdikan diri dan mewakafkan diri, baik lahir maupun batin, apabila mendapat amanah untuk maju sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati Sumbawa pada Pilkada 2031.
Pernyataan tersebut disampaikan Berlian dalam kegiatan Musyawarah Pengurus Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kabupaten Sumbawa yang dirangkaikan dengan deklarasi seluruh pengurus kecamatan se-Kabupaten Sumbawa untuk mendorong dirinya maju dalam Pilkada Kabupaten Sumbawa 2031.
Momentum tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar untuk memperkuat struktur dan soliditas partai hingga tingkat kecamatan. Kegiatan dihadiri Sekretaris DPD Partai Golkar Sumbawa, Yahandra Muslimin, S.AP., Bendahara Umum Rizky Akbar, S.E., M.M.Inov., beserta jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumbawa.
Hadir pula Anggota DPRD Provinsi NTB dari Partai Golkar, H. Nurdin Marjuni, S.H., Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Sumbawa, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sumbawa, organisasi sayap Golkar, tokoh senior Golkar, serta seluruh Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Berlian menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus, dan seluruh kader yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Muscam. Ia menilai konsolidasi tersebut menjadi langkah untuk membangun kembali kekuatan Partai Golkar dari internal partai.
“Perjuangan itu harus dimulai dari dalam. Kita bangun kekuatan dari rumah kita sendiri,” ujar Berlian.
Di hadapan kader dan pengurus, Berlian kemudian mempertegas sikapnya terkait dorongan agar dirinya mempersiapkan diri menghadapi Pilkada Sumbawa 2031. Ia menyatakan siap apabila amanah tersebut benar-benar diberikan kepadanya.
“Saya siap mewakafkan diri, lahir dan batin, apabila diberikan amanah untuk maju sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati Sumbawa,” tegasnya.
Berlian menegaskan, kesiapan tersebut bukan semata-mata karena ambisi pribadi. Baginya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT.
“Tidak ada manusia yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Karena itu, kalau amanah ini diberikan, saya akan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menginginkan sosok pemimpin Sumbawa ke depan tetap berpijak pada nilai-nilai Tau Samawa serta memahami karakter dan budaya masyarakat Sumbawa.
Dalam pidatonya, Berlian mengibaratkan kepemimpinan dengan kehidupan dalam rumah tangga. Menurutnya, keharmonisan keluarga dapat menjadi salah satu cerminan dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan.
“Pemimpin itu harus mampu menjadi imam dan menjaga keluarganya. Kalau rumah tangga rukun, harmonis dan saling mendukung, insyaallah itu menjadi salah satu cerminan dalam menjalankan kepemimpinan,” katanya.
Suasana kegiatan kemudian menjadi perhatian ketika Berlian meminta istrinya berdiri di hadapan para tamu undangan. Di depan kader, pengurus, dan tokoh yang hadir, ia meminta dukungan sekaligus doa sang istri apabila dirinya benar-benar mendapat amanah untuk maju dalam Pilkada Sumbawa.
Sang istri menyatakan kesiapannya untuk terus memberikan dukungan dan mendampingi Berlian dalam setiap langkah pengabdiannya.
“Insyaallah, saya akan terus mendukung dan selalu mendampingi,” jawabnya.
Berlian mengatakan dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam menjalankan sebuah amanah. Ia kemudian mengajak seluruh kader Partai Golkar memperkuat konsolidasi dengan melibatkan seluruh struktur partai, kader, organisasi sayap, serta para tokoh senior.
“Kita ingin mengembalikan kejayaan dan kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Sumbawa. Untuk itu, mari kita bekerja bersama, berkolaborasi dan membangun kekuatan dari rumah kita sendiri,” pungkasnya. (Jhey)




0Komentar