KSB Sadar STBM Dilaunching, 65 Desa di Sumbawa Barat Ikuti Lomba Desa STBM 2026
Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kembali menggerakkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat melalui tagline baru “KSB Sadar STBM”. Gerakan ini diluncurkan untuk menegaskan bahwa hidup bersih dan sehat bukan hanya program pemerintah, tetapi harus menjadi budaya berkelanjutan.
Peluncuran sekaligus pembukaan Lomba Desa STBM Tahun 2026 dilakukan Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., di halaman Graha Fitrah, Senin (7/9). Kegiatan ini dirangkaikan dengan upacara rutin hari Senin.
Acara diawali dengan penandatanganan komitmen STBM berkelanjutan oleh delapan camat yang mewakili seluruh kecamatan di Sumbawa Barat. Pelepasan balon kemudian menandai dimulainya Lomba Desa STBM 2026.
Libatkan AGR hingga ASN
Dalam pelaksanaannya, program ini menggerakkan Agen Gotong Royong, kepala desa, dan lurah sebagai motor penggerak di lapangan. Sementara ASN bertugas melakukan pendampingan dan pengawasan agar implementasi berjalan optimal.
Lomba diikuti 65 desa dan kelurahan secara berjenjang mulai tingkat desa hingga kabupaten. Ajang ini sekaligus menjadi persiapan menghadapi STBM Award 2026 tingkat nasional.
Bupati menegaskan, Sumbawa Barat harus mempertahankan prestasi sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang menuntaskan 5 Pilar STBM 100% pada 2021. Atas capaian itu, KSB juga menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Fokus pada Sampah dan Limbah Cair
“Yang perlu kita perkuat sekarang adalah pengelolaan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair. Ini butuh kolaborasi semua pihak,” ujar Bupati Amar dalam arahannya.
Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, camat, kepala desa, lurah, hingga Agen Gotong Royong terus mengawal gerakan ini. Menurutnya, perilaku hidup bersih harus berjalan beriringan dengan semangat gotong royong.
Lima pilar STBM yang menjadi pedoman tetap sama:
1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)
2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMMRT).
4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
5. Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga
“Keberlanjutan kuncinya. Jangan sampai perubahan perilaku berhenti hanya karena lomba selesai. Melalui KSB Sadar STBM, kita ingin budaya hidup bersih benar-benar melekat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bermartabat,” tegasnya.
Turut hadir Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., seluruh kepala OPD, camat, kepala desa, lurah, ASN, dan unsur masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan STBM. (Amry)





0Komentar