Malang, (postkotantb.com) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus menggenjot peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen itu ditegaskan Bupati H. Amar Nurmansyah saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Negeri Malang, Sabtu 5 September 2026.
Dalam kunjungan tersebut Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus, S.Pd., M.Si., Kepala BPKAD H. Amir Syarifuddin,S.Pd., ST., M.Si., serta Kepala Bappenda Ari Hadiarti, ST., M.Si.
Bupati Amar menyebut, di usia 23 tahun, Sumbawa Barat menjadikan SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
"Bagaimana emas yang ada di dalam bumi bisa dipindahkan ke otak. Artinya, kekayaan yang kita miliki harus mampu ditransformasikan menjadi kekuatan sumber daya manusia yang unggul," ujarnya.
Penguatan SDM, kata dia, tidak hanya lewat pendidikan formal. Pemkab juga menyiapkan program pelatihan, beasiswa, hingga peningkatan kompetensi aparatur. Salah satunya peluang program S2 bagi ASN agar pelayanan ke masyarakat lebih optimal.
Tumbuhkan Minat di Bidang yang Dibutuhkan Daerah
Bupati menyoroti minat pemuda Sumbawa Barat yang saat ini masih didominasi bidang kesehatan dan pendidikan. Padahal ada sejumlah bidang lain yang butuh penguatan sesuai kebutuhan daerah.
Untuk itu Pemkab mendorong strategi penumbuhan minat, termasuk penguatan kapasitas pengajar dan penjajakan program Pra University sebagai persiapan calon mahasiswa sebelum masuk perguruan tinggi.
"Kita perlu menumbuhkan keberminatan kepada program tertentu yang memang dibutuhkan daerah. Termasuk kemungkinan inisiasi Pra University," ungkapnya.
Sebelumnya Pemkab Sumbawa Barat juga telah menjalin komunikasi dengan Universitas Mataram dan Universitas Udayana untuk bidang-bidang spesifik.
IPM Tertinggi di NTB, Harus Dijaga
Capaian Indeks Pembangunan Manusia Sumbawa Barat saat ini tertinggi di NTB. Namun menurut Bupati, capaian itu harus terus dijaga lewat investasi konsisten pada kualitas manusia.
Bupati juga tertarik dengan gagasan "Profesor Berdampak" dari UM sebagai pendekatan kolaboratif agar kontribusi perguruan tinggi terasa langsung di daerah.
Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menyambut baik rencana kerja sama. Ia menilai banyak akademisi UM yang memiliki keterkaitan dengan Sumbawa.
Hariyono juga setuju gagasan Pra University perlu diperluas, mengingat tantangan penurunan kemampuan literasi dan numerasi saat ini.
"Pra University perlu kita pertimbangkan lebih luas lagi. Secara umum kemampuan literasi dan numerasi menurun," ujarnya.
"Bagaimana potensi tambang sudah dieksplorasi secara maksimal, maka peningkatan yang paling menentukan yaitu peningkatan pendidikan. Kami siap kalau diajak kerja sama," tegasnya.
Direktur Kerja Sama UM Prof. Evi Eliyanah, Ph.D., memaparkan sejumlah potensi kolaborasi yang bisa disesuaikan dengan prioritas pembangunan Sumbawa Barat.
Bupati Amar menyebut ada 3 sampai 4 bidang yang dinilai cocok dengan kebutuhan daerah dan akan dikaji lebih lanjut.
"SDM adalah kata kunci dari apa yang kita bahas tadi," pungkasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama konkret antara Pemkab Sumbawa Barat dan UM dalam menyiapkan SDM yang menjawab kebutuhan pembangunan ke depan. (Amry)




0Komentar