Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Alun-alun Kabupaten Sumbawa Barat akan punya wajah baru. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mematangkan persiapan Event Petang Samaras Desa atau PESAMADA yang direncanakan launching pada 14 Oktober 2026. 

PESAMADA akan digelar rutin setiap malam Sabtu dan malam Minggu sebagai ruang publik untuk UMKM, seni, dan interaksi masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam rapat persiapan di Aula Passerang, Gedung Sekretariat Daerah KSB Lantai I. Rapat dipimpin Asisten III Setda KSB, dr. H. Syaifuddin, dan dihadiri Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindagkop UMKM, Dinas Pertanian, Satpol PP, Bappeda, Bagian Prokopim, Dinas Pendapatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta instansi terkait lainnya.

PESAMADA merupakan singkatan dari Petang Samaras Desa. Jika di daerah lain populer dengan Car Free Night, Pemkab KSB merancang PESAMADA dengan konsep yang disesuaikan karakter dan kebutuhan masyarakat Sumbawa Barat.

“PESAMADA ini kita harapkan nantinya menjadi program rutin Pemerintah Daerah. Setelah dilaunching, kegiatan ini harus terus berlanjut dan menjadi ruang bagi UMKM serta ruang kreativitas masyarakat Sumbawa Barat,” tegas dr. H. Syaifuddin.

Dalam pelaksanaannya, alun-alun akan diramaikan dengan beragam aktivitas:
- Pentas musik dan seni dari komunitas lokal
- Pameran dan bazar UMKM serta pasar rakyat
- Permainan tradisional anak-anak
- Ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dengan masyarakat

Dengan format itu, PESAMADA tidak hanya jadi tempat hiburan, tetapi juga ruang interaksi, edukasi, promosi produk lokal, dan pengembangan kreativitas.

Pemkab menargetkan PESAMADA memberi dampak langsung ke ekonomi kerakyatan. Pelaku UMKM dapat ruang memasarkan produk, sementara generasi muda dan komunitas kreatif mendapat panggung untuk menyalurkan bakat.

Selain itu, PESAMADA juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran sosial. Ruang publik ini akan dipakai untuk menghidupkan kembali permainan dan seni tradisional, serta mempererat komunikasi antara pemerintah dan warga.

Setelah beberapa kali rapat pembahasan, Pemkab KSB menargetkan launching PESAMADA pada 14 Oktober 2026. Setelah itu kegiatan akan berjalan rutin setiap akhir pekan.

“Dengan hadirnya PESAMADA, ruang publik tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan menikmati hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk bergerak bersama, tumbuh bersama, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” lanjut Syaifuddin.

Pemerintah berharap PESAMADA menjadi identitas baru ruang publik di Sumbawa Barat—tempat UMKM tumbuh, kreativitas berkembang, tradisi tetap hidup, dan pemerintah serta masyarakat berinteraksi dalam suasana yang lebih dekat dan terbuka. (Amry)