Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Tausiyah Tabligh Akbar dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia dan Harla ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat di Lapangan Graha Fitrah, Sabtu (12/9), berlangsung meriah. Ustadz Abdul Somad (UAS) secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap sejumlah gebrakan program "KSB Maju" yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam ceramahnya, UAS menilai kebijakan Pemkab KSB sudah menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Beberapa program yang disebutnya antara lain bantuan untuk anak yatim, lansia, dan penyandang disabilitas, insentif guru ngaji dan marbot masjid, hingga layanan kesehatan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulance gratis.
“Kebijakan-kebijakan yang langsung dirasakan masyarakat ini adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat,” ujar UAS di hadapan ribuan jamaah.
Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran UAS yang kembali menyapa masyarakat Sumbawa Barat.
Ia menegaskan peringatan Harla tahun ini mengusung tagline “Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju”.
“Izinkan saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga tausiyah yang disampaikan dapat menjadi penguat ikhtiar kita bersama dalam mewujudkan tema tahun ini,” ujar Bupati Amar.
Sebagai simbol penghormatan dan silaturahmi, Bupati Amar juga menyerahkan cenderamata berupa _Kre Alang_, kain tenun tradisional khas Suku Samawa kepada UAS.
UAS mengajak masyarakat memperkuat tauhid dan mensyukuri potensi daerah mulai dari pertambangan, pertanian, hingga kelautan. Menurutnya, kekayaan alam harus menjadi jalan untuk memperbanyak sedekah dan memperkuat solidaritas sosial.
Secara khusus ia menyorot pemanfaatan Kartu Sumbawa Barat Maju yang terintegrasi dalam satu data daerah. UAS menyebut materi ini sengaja disampaikan secara terbuka agar bisa ditonton dan ditiru daerah lain.
“Kepala daerah yang sedang mencari gagasan pembangunan bisa belajar dari praktik pelayanan sosial yang sudah berjalan di Sumbawa Barat,” katanya.
Apresiasi itu disampaikan dengan gaya khas UAS yang mengundang tawa. Usai mengulas program daerah, ia berkelakar, “Kira-kira saya kalau pindah KTP boleh nggak ya?”Sontak pernyataan itu disambut riuh tepuk tangan jamaah.
UAS juga menekankan pentingnya harmonisasi kepemimpinan di KSB. Menurutnya, kesinambungan pembangunan akan mudah terwujud jika para pemimpin menjaga kebersamaan dan melanjutkan program yang bermanfaat.
Turut hadir Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Bupati periode pertama Dr. K.H. Zulkifli Muhadli, S.H., M.M., Bupati periode kedua Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, dan masyarakat dari berbagai wilayah di KSB. (Amry)




0Komentar