Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat meluncurkan sistem terintegrasi Siaga Prima KSB dan TRC Satu Komando untuk memperkuat layanan Tim Reaksi Cepat Ambulans Puskesmas. Peluncuran dilakukan Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T.,M.Si., di Aula Lantai 3 Sekretariat Daerah, Selasa (01/9/2026).

Sistem ini terhubung langsung dengan Aplikasi KSB Maju dan merupakan pengembangan dari layanan TRC Ambulans yang sudah berjalan sejak Mei 2025.


Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr.Carlof, menyampaikan bahwa dalam kurun 1 tahun 3 bulan, layanan TRC Ambulans telah mencatat 28.672 kunjungan di 10 Puskesmas se-KSB. 

Rinciannya: 
- Puskesmas Poto Tano: 4.873 layanan
- Puskesmas Sekongkang: 3.472 layanan  
- Puskesmas Taliwang 2: 3.004 layanan
- Puskesmas Taliwang 1: 2.984 layanan

Menariknya, sebagian besar layanan bukan untuk kasus gawat darurat. Data per 2026 menunjukkan 85,9% adalah kasus non-emergensi, 12,53% kunjungan layanan kesehatan terjangkau, dan hanya 1,56% kasus emergensi. Penyakit hipertensi dan diabetes melitus menjadi kasus terbanyak yang ditangani, menandakan tingginya kebutuhan layanan penyakit tidak menular di masyarakat.

3 Pilar Siaga Prima KSB


dr. Carlof menjelaskan, Siaga Prima KSB dibangun di atas 3 kekuatan utama:
1. Siaga Data: Mengintegrasikan informasi kesehatan menjadi peta risiko melalui Aplikasi KSB Maju.
2. Siaga Sistem: Memperkuat koordinasi TRC Ambulans melalui Command Center dalam satu komando.
3. Siaga Layanan: Mendorong pelayanan proaktif dengan melibatkan Puskesmas Pembantu (Pustu) sebagai _first responder_ di wilayah jauh dari Puskesmas.

Bupati Amar Nurmansyah mengapresiasi langkah tersebut. Ia menyebut paradigma layanan kesehatan di KSB kini berubah. 
“Dulu kita minta mendekati puskesmas, sekarang mendekatinya kita ke rumah-rumah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya integrasi data pasien antar fasilitas kesehatan agar proses rujukan dan penanganan bisa lebih cepat dan tidak berjalan sendiri-sendiri.


Sebagai bentuk penguatan, Dinas Kesehatan juga telah meningkatkan kapasitas petugas TRC Ambulans melalui pelatihan _Basic Trauma Cardiac Life Support_ (BTCLS) dan _Wound Care_. Rangkaian kegiatan ini ditutup bersamaan dengan peluncuran dan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik serta pemenang Lomba TRC Ambulans Puskesmas Tahun 2026.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum dr. H. Syaifuddin, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Direktur Emergency Link Indonesia, dan para Kepala Puskesmas se-KSB. (Amry)