Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa terus mempercepat pengerjaan sarana pendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Fokus utama saat ini meliputi pembangunan akses jalan serta penyediaan sumber air untuk mendukung kebutuhan kawasan sekolah.
Hingga Selasa (01/9/2026), progres pengerjaan akses jalan telah mencapai sekitar 40 persen. Sementara pengeboran sumur bor telah menembus kedalaman kurang lebih 105 meter dan kini memasuki tahap penyempurnaan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, mengatakan PUPR menjadi leading sector dalam penanganan sarana pendukung yang menjadi bagian dari tugas pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.
“Dinas PUPR sebagai leading sector dalam penanganan kegiatan pengerjaan sarana pendukung, yaitu akses jalan Sekolah Rakyat dan penyediaan sumur bor dalam konteks pemenuhan kebutuhan konstruksi saat pengerjaan bangunan,” ujar Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (01/9/2026).

Ia menjelaskan, pengerjaan akses jalan terus dikebut agar dapat segera dimanfaatkan. Di sisi lain, pekerjaan sumur bor telah mencapai kedalaman sekitar 105 meter dan saat ini dilakukan penyempurnaan pemasangan casing sumur serta penyediaan reservoir.
“Alhamdulillah sudah berproses di angka 40-an persen untuk akses jalan. Sementara untuk pengerjaan sumur bor, pengeborannya kurang lebih di kedalaman 105 meter dan sekarang sedang dilakukan penyempurnaan pemasangan casing sumur bor serta penyediaan reservoir,” jelasnya.

Menurut Sofyan, seluruh pekerjaan tersebut dilakukan secara paralel sesuai dengan bagian pekerjaan PUPR dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Selain kebutuhan konstruksi, pemenuhan air bersih dan air minum juga menjadi perhatian.

Untuk kebutuhan tersebut, PUPR Kabupaten Sumbawa telah melakukan koordinasi dengan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK), termasuk terkait usulan dukungan pemenuhan air bersih dari pemerintah pusat.
“Kami sudah dalam ranah koordinasi. Mudah-mudahan untuk usulan pemenuhan air bersihnya bisa diakomodasi oleh pemerintah pusat melalui BPBPK,” katanya.

Sofyan menambahkan, berdasarkan timeline, pekerjaan PUPR ditargetkan berlangsung hingga Oktober. Namun, pihaknya berupaya melakukan percepatan, terutama terhadap pembangunan akses jalan agar dapat segera diselesaikan.
“Timeline di PUPR pengerjaannya sampai Oktober, cuma kami mempercepat dalam hal pembangunan akses. Insyaallah kalau memang bisa, di bulan depan sudah clear,” pungkasnya.

Percepatan pembangunan sarana pendukung tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan dasar kawasan Sekolah Rakyat tersedia tepat waktu, sehingga proses pembangunan dan pemanfaatan fasilitas pendidikan tersebut dapat berjalan sesuai target.